Stevia dikenal sebagai tanaman yang daunnya memiliki rasa manis alami. Selain diolah menjadi pemanis dalam bentuk cair maupun bubuk, daun Stevia juga bisa dimanfaatkan secara langsung sebagai pemanis makanan dan minuman.
Lantas, berapa banyak daun Stevia yang perlu digunakan untuk mendapatkan rasa manis?
Daniel Damaz, seorang praktisi tanaman obat yang juga pendiri House of Herbs, menjelaskan, daun Stevia dapat dikonsumsi secara langsung maupun dikeringkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Daun yang sudah dikeringkan juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pemanis dengan cara diseduh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau takarannya, sebetulnya setiap kita ataupun setiap tubuh manusia kan punya, apa ya, takarannya masing-masing ya," kata Damaz saat ditemui detikcom di Tangerang Selatan, baru-baru ini.
Ia memberikan contoh bahwa tingkat kemanisan yang dianggap cukup oleh setiap orang bisa berbeda. Menurutnya, ada orang yang sudah merasa cukup manis dengan satu gram Stevia, sementara orang lain mungkin membutuhkan jumlah lebih banyak.
"Misalkan menurutku, oh ini udah manis nih, cuma 1 gram stevia, tapi menurut Kak Magda, ini belum manis," jelasnya, mengilustrasikan.
Daun stevia segar di kebun tanaman obat House og Herbs. Foto: Adelia Magda Firdausi/detikhealth |
Sebagai gambaran, Damaz membandingkannya dengan berat satu kantong teh yang biasanya sekitar 2 gram.
"Tapi kalau misalkan mau diseduh, takaran umumnya, biasanya kan teh dalam satu teabag itu kan 2 gram. Kita bisa pakai takaran itu, takaran 2 gram itu," ujarnya.
Namun, jumlah tersebut bukan berarti harus selalu digunakan. Jika rasa manis yang dihasilkan dirasa terlalu kuat, jumlah Stevia bisa dikurangi sesuai selera.
"Jadi kembali lagi ke preferensi masing-masing," lanjut Damaz.
Perbedaan Rasa Daun Stevia Segar dan Produk Olahan
Selain takaran, karakter rasa daun Stevia segar dan produk pemanis hasil olahan juga menjadi hal yang perlu diketahui. Damaz menjelaskan, daun Stevia yang digunakan dalam bentuk aslinya masih memiliki rasa khas daun, termasuk sedikit sensasi pahit setelah dikonsumsi.
"Kalau misalnya kita ngambil daun yang aslinya, itu bisa dibilang kayak masih ada rasa daun-daunnya, atau aftertaste-nya agak rasa pahit," jelasnya.
Rasanya tetu berbeda dengan stevia dalam bentuk produk komersial, yang biasanya tersedia dalam bentuk tetes maupun bubuk, dan telah melalui proses pengolahan untuk mengambil senyawa manis dari tanaman. Karena itu, rasa yang dihasilkan berbeda dari daun Stevia segar.
"Tapi kalau yang Stevia yang dalam produksi komersial, yang dalam bentuk tetes, itu memang yang diambil, yang senyawa manisnya aja gitu," kata Damaz.
Menurutnya, rasa manis pada daun Stevia tetap lebih dominan dibandingkan sensasi pahit atau rasa daun yang tertinggal setelah dikonsumsi.
Punya pengalaman mengolah daun stevia menjadi pemanis? Share di komentar ya.




























































