Setiap anak tentunya memiliki potensi yang berbeda-beda. Untuk itu, orang tua menjadi tonggak penting dalam mengasah dan mendukung potensi anak.
Psikolog anak mengingatkan orang tua untuk bisa mengenali potensi anaknya sejak dini. Dengan begitu, potensi yang dimiliki anak bisa berkembang menjadi berbagai macam keahlian hingga kecerdasan.
Hal itu dibahas dalam talkshow yang menjadi rangkaian acara Morinaga Door of Future yang digelar di Mal Deli Park Medan, hari ini. Dalam talkshow bertema "Anakku Pintar di Mana Ya? Kenali Potensinya, Let Them be Children" ini, Morinaga menghadirkan langsung pakarnya, yakni psikolog anak Yuliana Lubis. Selain Yuliana, talkshow ini juga menghadirkan Senior Brand Manager Morinaga, Kenty Novita Pratiwi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuliana mengatakan bahwa banyak orang tua yang masih bertanya-tanya terkait standar pintar seorang anak. Sebab, banyak orang tua yang menilai standar kecerdasan anak hanya berdasarkan dari nilai rapor. Padahal, menurutnya, makna kata 'pintar' harus dilihat secara luas, tidak hanya berpatokan pada nilai rapor.
"Jangan hanya satu tidak bisa, terus dianggap tidak bisa, gitu. Jadi, banyak sebenarnya beberapa model kecerdasan. Paling penting adalah sebenarnya bukan hanya kecerdasan itu di rapor, tetapi juga kecerdasan yang akan dilihat adalah emosionalnya. Bukan hanya berpatokan di intelektual saja, tapi berpatokan juga di bagaimana kecerdasan secara emosional," kata Yuliana, Jumat (6/11/2026).
Yuliana yang akrab disapa Miss Yuli itu menyebut bahwa kecerdasan itu majemuk. Dia mengategorikannya ke dalam delapan tipe, yakni kecerdasan bahasa, logika-matematika, visual-spasial, musikal, interpersonal, intrapersonal, kinestetik dan naturalis.
Sementara akademik hanya menjadi salah satu pintu. Namun, kecerdasan emosi dan sosial, seperti mengenali perasaan serta bekerjasama, ikut menentukan keberhasilan anak beradaptasi.
"Jadi, anak-anak memang bukan harus bisa semua, gitu ya. Kalaupun mungkin ada satu keunggulannya dan itu memang mungkin yang bisa kita kembangkan, itu juga harus dikembangkan," ujarnya.
Miss Yuli mengatakan dalam tumbuh kembang anak, harus ada kerja sama antara kedua orang tua. Selain itu, untuk mengembangkam kecerdasan anak juga perlu distimulasi sejak dini.
Yuliana menyebut ada beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua. Pertama, melihat potensi anak. Dari potensi itu, orang tua bisa membantu mengembangkannya hingga menjadi keahlian.
Kedua, melihat kelemahan anak dan mencari jalan keluar. Setiap anak memang tidak dituntut untuk ahli di semua bidang.
Namun, orang tua perlu untuk mengoptimalkan potensi anak. Jika anak memiliki kelemahan, orang tua bisa membantu untuk memberikan pelatihan.
"Misalnya kalau ada yang bilang 'anak saya 4 tahun belum mau nulis' gitu. Nah, sebenarnya itu harus dikuatkan itu adalah di taktilnya, taktil itu peraba, motorik halus, gitu.
Jadi apa, basic-nya itu bermain itu sangat bisa mengembangkan kemampuan anak untuk kedepannya," kata Yuliana.
Ketiga memberikan nutrisi yang baik. Yuliana menyebut nutrisi menjadi salah satu hal yang penting dalam meningkatkan kecerdasan anak.
"Tugas orang tua adalah menstimulasi dari dini. Jadi, memang kecerdasan itu kan dipengaruhi oleh internal yaitu genetik orang tua, nutrisi, makanya pilihlah nutrisi memang yang paling baik ya, empat sehat lima sempurna," sebutnya.
Keempat, menghindari label negatif ke anak. Miss Yuli mengatakan bahwa orang tua tidak boleh membandingkan anaknya dengan anak orang lain, apalagi sampai memberikan label negatif. Sebab, kata Yuliana, setiap anak memiliki pertumbuhan yang berbeda-beda.
Yuliana mengatakan bahwa tugas orang tua adalah mendukung dan memberikan wadah kepada anak. Selain itu, orang tua juga bisa memberikan pujian atau nasihat kepada anak.
"Jadi, hentikan labeling yang negatif karena itu akan memberikan dampak yang buruk ke anaknya," pungkasnya.
Morinaga Door of Future bakal berlangsung selama 3 hari mulai dari 6-8 November 2026 di Lantai LG Mal Deli Park Medan. Selama tiga hari ini, akan banyak lomba seru untuk anak-anak, mulai dari school dance competition, story telling, crawling competition, hingga fashion show.
Yang paling menarik, Morinaga juga menggelar talkshow untuk memberikan edukasi kepada orang tua dalam membangun tumbuh cerdas anak. Talkshow ini akan menghadirkan pakar yang memang ahli di bidangnya.
Senior Brand Manager Morinaga Kenty Novita Pratiwi mengatakan bahwa kehadiran Morinaga di Kota Medan menjadi bentuk komitmen Morinaga untuk mendampingi orang tua dalam membangun tumbuh kembang anak.
"Ini jadi salah satu bentuk komitmen Morinaga. Kami tuh pengin hadir lebih dekat lagi sama parents. Kami mau jadi partner-nya parents untuk bisa mendampingi mereka di tumbuh kembang anak," kata Kenty.
Kenty mengatakan banyak booth yang disediakan untuk mendeteksi potensi anak. Salah satunya adalah brain wave. Alat ini bisa mengetes kecerdasan anak.
: Talkshow di acara Morinaga Door of Future di Mal Deli Park Medan. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)

























































