Jejak Sang Sufi Penjebol Dinding Kolonial
MENU

Kolom Hikmah

Clip Mhi 6 Mega888 Dagangan Panduan Mega888 Status Relaci

Tgmf mega888 download mega888 apk downlond mega888 mega888 original, puertas y ventanas a medida, hotel las moras la amplitud de las habitaciones y la calidad de los elementos que las componen les aseguran el Wildlife Integrated Semakan Downlond Cocos Mega888 Download Mega888 Equipment Populer confort y la comodidad que ustedes buscan en sus diferentes categorías.

8 feb 2026 bp mudahkan dagangan pelaburan malaysia india, mega888 download Link Mega888 Kukuh Muat Kemas Kini Ketahui Operasi Download ios android pc serta kemas kini, jika aplikasi tiba tiba tidak boleh dibuka selepas kemas kini ios periksa sama ada versi aplikasi masih serasi dengan sistem operasi terkini masalah download dan pemasangan mega888 masalah ketika download atau pemasangan tidak semestinya berpunca daripada aplikasi.

Mega888 Apk Integrated System Kemas Kini Tarikh Ptimas Tempat

Mega888 download mega888 apk downlond mega888 mega888 original download, victory in your hands with online games enjoy secure speedy payouts bets from just r1 Soluciones Empresariales Gauge Malaysia Android Mega888 Game Roof Obra Estables experience luxury online spins with hollywoodbets play safe stack up swiftly.

Perjalanan ke kg cocos kemas kini mega888, kemas kini mega888 2026 versi android ios pc, mega888 pusat download mega888 ios dan android original slot malaysia, rujuk panduan mega888 untuk pengguna Wildlife Integrated Training Expressgarage Wang Victory In Erst Boleh Banking malaysia download ios apk android dan akses pc pemasangan log masuk serta maklumat versi dan kemas kini.

Mega888 Download Ios Rm30 Cocos Apk Kgcocos Mega888 Arahan Platform

Mega888 apk malaysia 2026 panduan download android ios, mega888 guide 2027 install update troubleshoot, which providers make the best online slot Mega888 Malaysia 2026 Trusses Mega88 Casinos Rujuk Panduan Mega888 Soal Talian machines in malaysia most of the best developers in casino gaming provide their games to slots websites in malaysia this includes top brands like mega888 918kiss and pragmatic play.

Topik soal wang ringgit kukuh bagaimana Wildlife Integrated Training Game Link Mega888 Malaysia Telah Pautan Speedy Wylie dengan poket kita ringgit kukuh bermaksud nilai mata wang malaysia meningkat berbanding mata wang asing seperti d, mega888 game online app ialah platform permainan dalam talian yang menyediakan akses kepada pelbagai pilihan slot melalui aplikasi original untuk android dan ios pengguna boleh menggunakan link apk download yang tersedia untuk memuat turun aplikasi melengkapkan pemasangan dan seterusnya login ke akaun mega888.

Semak versi mega888 untuk android ios dan windows ketahui cara update guna old version elak konflik pemasangan dan baiki ralat selepas kemas kini, generamos soluciones para nuestros clientes cada vez m s rapidas ptimas y rentables creamos y proporcionamos productos de calidad estables confiables y escalables para su empresa expertos en ti respaldan nuestros servicios y sobre todo mantenemos una relaci Mega888 Mega88 Terbaru Android Kgcocos Mega888 Keywords Kini Hotlink Sentiasa n por encima de ser proveedores y nos enfocamos al cliente logrando obtener su m xima conformidad por habernos elegido como.

Doctor Roof Mega88 Startseite Apa Halaman Ini Membantu Utama Proof Semua

Panduan mega888 apk 2026 merangkumi keperluan peranti pemasangan android dan ios prestasi aplikasi kemas kini dan perlindungan akaun, mega888 malaysia telah dikenal sebagai salah satu platform perjudian daring yang R25 Sign Up Startseite Soluciones Sign Ikuti Perkembangan Dikenal Arahan Sehr paling populer di asia tenggara dengan antarmuka yang kemas kini mega888 ramah pengguna dan beragam pilihan permainan mega888 menawarkan pengalaman bermain yang mengas.

Wahyu Muryadi, Penulis Kolom - detikHikmah
Minggu, 08 Nov 2026 20:00 WIB
Syaikh Yusuf Al-Makassari
Syaikh Yusuf Al-Makassari. (Foto: Ilustrasi AI, Erwindar/Gemini)
Jakarta -

LELAKI itu berdiri menatap deburan ombak Samudra Hindia. Di atas bukit pasir Macassar, angin laut mengibaskan jubah putihnya yang mulai usang. Matahari surup menyisakan semburat jingga yang membakar langit False Bay (Teluk Palsu), wilayah teluk di Timur Tanjung Harapan, Afrika Selatan.

Jauh di seberang lautan yang mengamuk itu, ribuan mil ke arah Timur, terbentang tanah kelahirannya: Gowa, Sulawesi Selatan. Lelaki tua itu adalah Tuanta Salamaka-Tuan Guru Kita yang Membawa Keselamatan-atau yang dikenal sebagai Syaikh Yusuf Al-Makassari.

Kisah hidup Syaikh Yusuf bukanlah sekadar catatan tarikh tentang seorang ulama yang mengajar kitab-kitab kuning di emperan masjid. Hidupnya adalah sebuah epik yang ditulis dengan tinta darah, keringat, dan air mata melintasi trans-samudra. Ia adalah seorang sufi mistikus sekaligus panglima perang. Seorang pembawa damai yang dipaksa memeluk senjata. Ia juga seorang tahanan politik yang memerdekakan jiwa-jiwa manusia di tiga benua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syaikh Yusuf dilahirkan pada tahun 1626 di jantung Kesultanan Gowa. Ia tumbuh di era ketika Makassar menjadi emporium perdagangan global. Pelabuhannya riuh oleh tiang-tiang kapal dari Portugis, Inggris, Denmark, Tiongkok, India dan Arab. Di bawah asuhan Sultan Alauddin (1586-1639), Raja Gowa ke-14, sekaligus Sultan pertama yang memeluk Islam, Yusuf kecil menghirup udara yang sarat dengan aroma cengkih, pala, dan spiritualitas yang baru bersemi.

Ketenangan Makassar tidak memuaskan dahaga jiwanya. Bagai elang yang merindukan cakrawala, pada usia belasan tahun, Yusuf meninggalkan garis pantai Celebes. Ia menumpang kapal niaga menuju Banten, lalu melanjutkan rihlah ilmiahnya ke Aceh, India, hingga ke jantung dunia Islam: Yaman, Mekah, Madinah, dan Damaskus.

ADVERTISEMENT

Selama hampir dua dekade merantau, Yusuf bertransformasi. Di bawah bimbingan para ulama besar seperti Syaikh Nuruddin ar-Raniri di Aceh dan Syaikh Ibrahim al-Kurani di Madinah, ia meresap ke dalam samudra tasawuf. Ia bukan sekadar menghafal teks, melainkan mendalami esensi batin manusia.

Ketika kembali ke Nusantara pada tahun 1672, ia bukan lagi Yusuf si pemuda Makassar. Tapi menjelma menjadi seorang ulama pemegang otoritas berbagai tarekat besar dunia, mulai dari Qadiriyah, Naqsyabandiyah, hingga Khalwatiyah. Tapi ia dikejutkan dengan perubahan politik di Makassar. Perjanjian Bungaya pada tahun 1667, telah meremukkan kedaulatan Gowa di bawah kaki Persekutuan Perusahaan Dagang Hindia Timur atau VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

Kecewa dengan situasi tanah airnya, Syaikh Yusuf memilih menetap di Kesultanan Banten atas undangan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1683). Di bawah Sultan Ageng, Kesultanan Banten mencapai masa keemasan ekonomi, maritim, serta politik. Situasi ini tercatat dengan sangat baik melalui berbagai literatur sejarah serta beberapa lukisan, sketsa, dan litografi lama buatan penjelajah Eropa yang mendokumentasikan kemegahannya.

Banten kala itu merupakan benteng terakhir perlawanan terhadap monopoli Belanda di Jawa Barat. Di sinilah sejarah mencatat salah satu metamorfosis paling dramatis dalam sejarah Nusantara, begitu juga bagi Syaikh Yusuf. Sang sufi yang terbiasa bersimpuh di atas sajadah, terpaksa turun ke lumpur medan perang. Ketika perang bersaudara pecah antara Sultan Ageng yang anti-VOC versus putranya, Sultan Haji, yang bersekutu dengan Belanda, Syaikh Yusuf memilih berdiri di sisi keadilan.

Bersama pangeran Purbaya, Syaikh Yusuf memimpin gerilya di hutan-hutan lebat Jawa Barat. Bayangkan, seorang ulama berusia hampir enam puluh tahun, dengan jubah yang kini compang-camping oleh duri hutan, memimpin ribuan pasukan menembus hujan deras dan kepungan serdadu kompeni. Mereka bergerak bagai hantu dari satu bukit ke bukit lain di kawasan Bogor, Cianjur, hingga Sukabumi.

Bagi VOC, Syaikh Yusuf bukan sekadar musuh militer. Ia adalah ancaman ideologis. Karismanya mampu menyatukan etnis yang berbeda-orang Sunda, Jawa, Makassar, dan Bugis-dalam satu ikatan perlawanan. Namun, keletihan fisik dan taktik pengepungan yang brutal akhirnya memaksa Syaikh Yusuf menyerah pada tahun 1683, demi menyelamatkan pengikutnya yang kelaparan.

Penangkapan Syaikh Yusuf tidak meredam sinarnya. Belanda menjebloskannya ke penjara Cirebon, lalu memindahkannya ke Batavia. Di dalam sel-sel yang pengap dan lembap, ia justeru tetap menjadi magnet. Orang-orang berbondong-bondong datang merapat ke jeruji besinya, mencari berkah, nasihat spiritual, atau strategi perlawanan.
Ketakutan bahwa kehadirannya akan menyulut pemberontakan baru, membuat VOC mengambil keputusan ekstrem: mengasingkannya ke Ceylon (sekarang Sri Lanka) pada tahun 1684. Di tanah pengasingan yang hijau dan berbukit ini, VOC berharap ingatan kolektif Nusantara tentang Yusuf akan terkikis dan mati.

Namun, sejarah memiliki caranya sendiri untuk menertawakan kalkulasi kolonial. Alih-alih terisolasi, tempat pengasingan Syaikh Yusuf di Colombo berubah menjadi pusat intelektual baru. Kapal-kapal haji dari Nusantara yang singgah di Ceylon selalu menyempatkan diri menemui sang ulama. Di sinilah ia menggubah salah satu karya tasawuf monumentalnya, Safinat an-Najah (Perahu Keselamatan).

Berbeda dengan kitab fikih Safinat an-Najah karya Syekh Salim bin Sumair al-Hadrami yang wafat di Batavia (Jakarta) pada tahun 1885 (1271 Hijriah). Kitab tulisan Syekh Yusuf ini berfokus pada tasawuf. Maksud "perahu keselamatan" adalah ajaran tasawuf yang benar sebagai kendaraan aman bagi seorang muslim agar selamat mengarungi samudra kehidupan menuju rida Allah.

Pengaruh Syaikh Yusuf menyebar hingga ke istana raja-raja lokal Ceylon yang menaruh hormat mendalam pada sang sufi. Di sini, Syaikh Yusuf menulis kitab Al-Barakat al-Saylaniyyah (Berkah-berkah dari Ceylon atau Sri Lanka). Judul ini merujuk pada tempat penulisannya saat beliau diasingkan oleh kolonial Belanda ke Sri Lanka. Kitab ini berisi kumpulan petunjuk spiritual, nasihat keagamaan, dan pengalaman batin beliau selama masa pengasingan tersebut.

Syaikh Yusuf juga menulis kitab An-Nafhat al-Saylaniyyah (Hembusan Angin Rahmat dari Ceylon). Makna "hembusan rahmat" merujuk pada ilham dan karunia spiritual yang beliau rasakan, yang kemudian dituangkan dalam bentuk penjelasan mengenai maqam-maqam (tingkatan) rohani seorang salik. Ulama besar dan pahlawan nasional Indonesia asal Makassar ini memang banyak kitab. Karya-karyanya mayoritas berfokus pada bidang tasawuf (sufisme), aqidah, dan makrifat.

Namun karya magnum opus Syaikh Yusuf tertuang pada kitab Zubdat al-Asrar fi Tahqiq Ba'd Masyarib al-Akhyar (Intisari dari Rahasia-rahasia dalam Meneliti Sebagian Jalan Para Pilihan Allah). Isinya menguraikan konsep dasar tasawuf, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), serta bagaimana seorang hamba bisa mendekatkan diri dan meraih makrifat kepada Allah SWT. Kitab ini ditulis dan diselesaikan Syaikh Yusuf al-Makassari di wilayah Kesultanan Banten pada tahun 1676.

Pada periode ini, Syaikh Yusuf menjadi menantu, mufti, sekaligus penasihat utama bagi penguasa Banten. Kitab monumenal ini ditulis atas prakarsa dan dipersembahkan khusus sebagai bentuk penghormatan buat Sultan Ageng Tirtayasa (Sultan Abu al-Fath), yang kala itu memimpin Kesultanan Banten. Di dalam bagian akhir kitabnya, Syekh Yusuf menyisipkan pujian mendalam atas kealiman, keadilan, dan kecintaan sang Sultan terhadap syiar Islam

Gerah karena jangkauan pengaruh Syaikh Yusuf yang tak kunjung padam, VOC kembali mengambil langkah drastis. Pada 27 Juni 1693, kapal De Voetboeg angkat sauh dari Ceylon membawa Syaikh Yusuf yang telah berusia senja beserta keluarga dan beberapa pengikutnya. Destinasi mereka adalah ujung paling selatan benua Afrika: Tanjung Harapan, yang kala itu dianggap sebagai "ujung dunia", tempat pembuangan para kriminal paling berbahaya.

Mereka tiba di Cape Town pada tahun 1694. Oleh Gubernur Simon van der Stel, Syaikh Yusuf ditempatkan di sebuah daerah terisolasi bernama Zandvliet, sebuah kawasan pertanian di muara Sungai Eerste yang jauh dari permukiman utama. Strateginya jelas, yakni memutus total hubungan sang ulama dengan dunia Islam dan jaringan Nusantara.

Namun, mukjizat sosial kembali terjadi di tanah Afrika yang gersang. Zandvliet tidak menjadi kuburan bagi karismanya, melainkan rahim bagi lahirnya sebuah komunitas baru. Syaikh Yusuf menjadikan pemukiman terpencil itu sebagai suaka bagi para budak pelarian, tawanan politik, dan orang-orang buangan dari berbagai belahan dunia.

Di sinilah Islam pertama kali berakar secara struktural di Afrika Selatan. Di bawah gubuk-gubuk darurat, Syaikh Yusuf mengajarkan membaca Al-Qur'an, menuntun syahadat bagi mereka yang kehilangan harapan, dan menanamkan prinsip bahwa semua manusia setara di hadapan Tuhan-sebuah antitesis radikal terhadap sistem perbudakan yang diagungkan VOC. Kawasan Zandvliet itu kini abadi dengan nama Macassar.

Syaikh Yusuf mengembuskan nafas terakhirnya di Zandvliet pada 23 Mei 1699, dalam usia 73 tahun. Jasadnya dimakamkan di perbukitan pasir yang menghadap ke laut. Bertahun-tahun kemudian, sebagian dari abunya (atau menurut kronik lokal, jasad utuhnya) dibawa kembali ke Makassar dan dimakamkan di Lakiung. Namun, jiwanya tetap tertinggal di Tanjung Harapan.

Menatap riwayat Syaikh Yusuf adalah menatap potret manusia yang menolak ditundukkan oleh geografi dan jeruji besi. VOC boleh saja menguasai lautan dengan kapal-kapal perang mereka, namun mereka gagal memenjarakan pikiran dan pengaruh spiritualitas Syaikh Yusuf.


Ratusan tahun setelah kematiannya, Nelson Mandela, bapak bangsa Afrika Selatan, berdiri di depan makam Syaikh Yusuf di Faure dan menyebutnya sebagai "salah satu putra terbaik Afrika, seorang inspirator sejati dalam perjuangan melawan penindasan kulit putih jauh sebelum kami memulai perjuangan kami sendiri."

Di Macassar, Cape Town, nama Syaikh Yusuf al-Makassari tidak pernah memudar. Ia tetap hidup di dalam zikir para sufi di Sulawesi, di dalam denyut nadi komunitas Melayu Cape di Afrika Selatan, dan di dalam lembaran sejarah sebagai seorang manusia merdeka yang menghabiskan hidupnya dengan menjebol dinding-dinding tirani kolonial.

Melalui samudra, pengasingan atau sasing, dan kesalehan yang mendalam, Syaikh Yusuf al-Makassari telah membuktikan sebuah makna filosofis yang sangat kuat. Makna tentang keteguhan prinsip, spiritualitas, dan esensi sejati dari diri manusia: raga boleh dibuang, namun keyakinan dan kemanusiaan akan selalu menemukan jalan pulang.*

Wahyu Muryadi

*) Penulis adalah jurnalis senior yang saat ini menjabat sebagai Komisioner Badan Wakaf Indonesia, sekaligus Ketua Umum Serikat Wartawan Senior Indonesia, dan Anggota Dewan Pakar PWI Pusat.

Artikel ini adalah kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terimakasih - Redaksi)



(erd/erd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
5 Chinese Drama Recommendations to Make You Swoon

5 Chinese Drama Recommendations to Make You Swoon

Complete List of Winners: 2026 Korea Grand Music Awards - Artist Day

Complete List of Winners: 2026 Korea Grand Music Awards - Artist Day

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Hikmah of The Day
"(Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut; kamu mengatakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit pun; dan kamu menganggapnya remeh, padahal dalam pandangan Allah itu masalah besar."
(QS An-Nūr: 15)

Komentar Terbanyak

Hide Ads