Viral di media sosial, orang tidak dikenal (OTK) melakukan pengancaman menggunakan senjata api (senpi) di Kabupaten Bandung. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku.
Dari video yang dilihat detikJabar, tampak pemotor tersebut membawa senjata api dalam genggaman tangan kirinya. Kemudian, pistol tersebut diduga ditodongkan kepada pengendara lain.
Baca juga: Jadwal Lengkap Java United Vs Persib Bandung |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam narasi yang beredar, pemotor tersebut diduga melakukan pengancaman kepada sejumlah pengendara yang melintas. Aksi tersebut meresahkan dan sempat direkam oleh salah satu pengendara lain.
Aksi tersebut diketahui terjadi di Jalan Raya Banjaran Soreang, Kampung Ciherang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 01.15 WIB. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Kapolsek Cangkuang Ipda Didi Dwi Purnomo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan pelaku sekaligus pemilik senpi telah diamankan.
"Iya benar kejadiannya Rabu 4 November lalu. Kalau pelaku inisial MAM sudah kami amankan," ujar Didi, kepada detikJabar, Jumat (6/11/2026).
Didi mengungkapkan, pelaku MAM dan temannya telah berencana untuk melakukan aksi dugaan pembegalan. Keduanya pergi mengendarai motor matik secara berboncengan.
"Saat di TKP, para pelaku mencoba menghentikan mobil yang tengah melaju. Kemudian mengacungkan senjata api ke arah korban," katanya.
Melihat aksi itu, korban langsung mempercepat laju kendaraan mobilnya. Namun para pelaku masih mencoba membuntuti korban.
"Tak berselang lama, ada pengendara mobil lain berada di belakang yang membuat para pelaku langsung melarikan diri," jelasnya.
Didi menyebutkan, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Cangkuang. Petugas langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.
"Alhamdulillah pelaku inisial MAM (17) yang melakukan aksi tersebut dan pemilik senpi bisa kami amankan Kamis 05 November 2026 sekira pukul 21.00 WIB di Arjasari," ucapnya.
"Satu pelaku lainnya masih kami lakukan pengejaran," tambahnya.
Dia mengungkapkan modus yang dilakukan para pelaku adalah melakukan pengancaman menggunakan senpi. Kemudian setelah itu melakukan tindak pidana kekerasan kepada korban.
"Iya modusnya biasanya merampas barang milik korban dan melukainya. Tapi kalau kasus ini unsur melukai dan merampasnya belum terjadi. Keburu ketahuan pengendara lain," bebernya.
Didi menambahkan, pelaku berinisial MAM saat ini telah diamankan beserta barang bukti senpi jenis airsoft gun tipe FN merek Beretta. Pelaku saat ini masih terus diperiksa.
"Iya pelaku dan barang bukti sudah diamankan. Sekarang pelaku masih kami periksa," pungkasnya.
(orb/orb)






















































