
Menteri Sosial sekaligus Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf mengaku terkejut terkait kasus penyadapan ilegal yang menyasar Presiden Prabowo Subianto hingga deretan pejabat negara, tokoh ormas, pengusaha, serta awak media oleh mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. Saifullah akui mendukung penuh Polri untuk mengusut kasus ini secara tuntas agar tidak memicu spekulasi liar di tengah masyarakat.
Terkait potensi dirinya atau tokoh ormas lain yang ikut disadap, Saifullah Yusuf secara pribadi mengaku tidak bermasalah dengan hal tersebut. Namun, ia menekankan bahwa aksi penyadapan terhadap Presiden tetap merupakan ancaman serta isu keamanan yang sangat serius.