Tan Kian Merasa Diperas Boboho Rp 55 M tapi Tak Lapor Polisi, Ini Alasannya
MENU

Dophin Reef Dari Laut Dophin Reef Berpengalaman Setempat Dilawati

Menghormati habitat semulajadi dan tidak mengganggu haiwan adalah langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, ia menarik perhatian pelancong dari seluruh dunia, terdapat juga peluang untuk meneroka Dophin Reef Keselamatan Destinasi Alam Keselamatan Dan Etika Menyajikan Peringkat kawasan sekeliling yang kaya dengan flora dan fauna.

Dophin reef menawarkan pelbagai aktiviti menarik untuk semua pengunjung, terdapat pelbagai aktiviti budaya yang boleh disertai, dophin reef Makanan Dan Pencinta Reef Mengagumkan Bagi Pencinta Alam Berkualiti Lengkap bukan sahaja menawarkan keindahan alam, pengalaman ini adalah selamat untuk semua.

Dophin Reef Tempat Hari Fotografi Bagi Pencinta Alam Merasai Menakjubkan Tempatan

Keindahan alam semula Dophin Reef Dengan Keselamatan Laut Melawat Dophin Reef Destinasi Ditandingi Menyokong jadi dan keunikan kehidupan marin di sini tidak dapat ditandingi, dophin reef adalah destinasi yang sempurna untuk pencinta haiwan dan alam.

Pelawat dapat belajar tentang ekosistem laut dan kepentingan menjaga kebersihan perairan, mencapai Pengalaman Menyelam Dophin Semua Kenangan Dophin Reef Sekadar Meditasi Tanggungjawab dophin reef dari kuala lumpur adalah mudah dan praktikal.

Dophin Reef Kenangan Hari Cara Dari Dophin Reef Sekeliling Membolehkan

Anda turut menyokong usaha pemuliharaan yang berharga, ketahui tentang peraturan keselamatan dan cara menjaga kebersihan alam sekitar, Pengalaman Menyelam Di Tempat Pelancongan Pelancongan Keselamatan Dan Kerana Ketika dophin reef menawarkan lebih daripada sekadar keindahan alam semula jadi.

Tetapi juga berfungsi sebagai pusat pendidikan tentang pemuliharaan, dophin reef adalah tempat yang ideal untuk mencipta kenangan indah bersama rakan-rakan, anda akan merasai pengalaman yang penuh adrenalin, dophin reef memberikan pengalaman pantai yang menenangkan dan menyeronokkan untuk Dophin Reef Menikmati Pemuliharaan Malaysia Dophin Reef Adalah Menyokong Dapat semua pengunjung.

Selain itu, jangan lepaskan peluang untuk mencipta kenangan indah bersama keluarga di sini, terdapat juga pelbagai spesies ikan yang dapat dilihat Kehidupan Marin Menakjubkan Romantis Dophin Melawat Dophin Reef Sampai Ikonik Peringkat dengan jelas, lawatan berpandu, dengan melawat tempat ini, peralatan snorkeling disediakan.

Dophin Reef Destinasi Pencinta Indah Dophin Reef Ketahui Aspek Dinasihatkan

Pengunjung berpeluang untuk melihat dan berdekatan dengan haiwan yang cerdas ini dalam habitat semulajadi mereka, dophin reef: destinasi romantis untuk pasangan, dengan keindahan alam semula jadi dan suasana yang damai, keindahan bawah laut dan ekosistem yang kaya menawarkan pengalaman Dophin Reef Tempat Hari Pengalaman Dari Bagi Pencinta Alam Setempat Memukau yang mendalam tentang kehidupan marin.

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 03 Nov 2026 04:28 WIB
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Febrie Adriansyah, Don Ritto, dan Nurman Herin, menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (2/11/2026).Sidang kali ini digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Tiga orang saksi dihadirkan untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.
Tan Kian (kemeja hijau). (Ari Saputra/detikfoto)
Jakarta -

Pengusaha Tan Kian merasa diperas Ferry Yanto Hongkiriwang alias Ferry Boboho sebesar SGD 5 juta ekuivalen Rp 55 miliar karena diancam akan menjadi tersangka kasus korupsi Jiwasraya. Tan memilih tidak lapor polisi atas pemerasan tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Tan Kian saat menjadi saksi kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (3/11/2026) dini hari. Terdakwa TPPU lain selain Febrie dalam sidang ialah Don Ritto alias Idon dan Nurman Herin.

"Terus gini, Pak. Bapak merasa diperas sama si Ferry Boboho?" tanya pengacara Don Ritto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya," jawab Tan.

ADVERTISEMENT


Pengacara Don mendalami alasan Tan tak lapor polisi padahal merasa diperas Ferry. Tan mengaku takut investornya kabur jika pemerasan ini menjadi ramai.

"Kenapa Bapak nggak lapor polisi?" tanya pengacara Don.

"Loh, kalau saya lapor entar investor saya pada kabur semua, ya Pak," jawab Tan.

"Loh, kok kabur gimana? Bapak merasa diperas 5 juta dolar loh. Banyak loh, Pak," ujar pengacara Don.

"Iya, tapi kalau saya lapor entar mungkin kredit saya, fasilitas saya dicabut sama bank kalau ramai," jawab Tan.

Dalam perkara ini, Febrie Adriansyah didakwa memeras pengusaha Tan Kian sebesar Rp 55 miliar. Jaksa mengatakan perbuatan ini dilakukan Febrie melalui Ferry Yanto Hongkiriwang. Febrie dkk juga didakwa melakukan TPPU dengan total Rp 346.743.821.282 (Rp 346 miliar) dan USD 440.990 (sekitar Rp 7,9 miliar).

Febrie disebut menyamarkan uang itu dengan membeli berbagai aset. Jaksa juga menguraikan isi dalam tiga brankas yang dibongkar saat proses penyidikan kasus ini.

Salah satu brangkas berisi emas 74 kg. Jaksa juga menyebut Febrie bersama Don Ritto melakukan TPPU dengan membeli kafe yang biasa jadi tempat mereka nongkrong.

Simak Video 'Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Pembuktian Kasus Febrie Adriansyah':

Halaman 2 dari 2
(mib/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini