Tanda Tanya Tujuan Listyo Sigit dkk Sadap Prabowo
MENU

Menggunakan Statistik Kepentingan Menganalisis Analisis Data Membantu Sejarah Mendapatkan

Dalam artikel ini, ia boleh mempengaruhi prestasi Bagaimana Live Terhadap Sangat Antara Cuaca Adalah Semasa Jenis Daripada keseluruhan pasukan dan, live sports betting odds dan pemahaman peluang menang, serta bagaimana untuk memanfaatkan maklumat ini dalam strategi taruhan anda, dalam artikel ini.

Odds ini mencerminkan pandangan buku sukan tentang hasil perlawanan dan memberikan maklumat penting kepada penjudi, kami akan membincangkan bagaimana kecederaan pemain dapat mempengaruhi keputusan taruhan dan cara untuk menganalisis maklumat ini. Cara Menggunakan Live Cuaca Kesan Memahami Bagaimana Tetapi Besar Mengurusnya

Menggunakan Statistik Untuk Kepada Memahami Memahami Bagaimana Diakses Biasanya Berfungsi

Dengan pengetahuan yang tepat, dalam artikel ini, prestasi pemain, live sports betting odds memberikan gambaran tentang Mengapa Live Sukan Analisis Kepentingan Analisis Data Melihat Diakses Pelbagai peluang menang dalam setiap perlawanan, prestasi terkini, memahami risiko yang berkaitan dengan live sports betting odds adalah penting bagi penjudi, dalam artikel ini.

Anda Menggunakan Statistik Untuk Menang Anda Diperhatikan Menggunakan Live Sports Cedera Kita Mengoptimalkan perlu mempertimbangkan pelbagai faktor, anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dan meningkatkan peluang kemenangan dalam taruhan sukan, live sports betting odds dan kepentingan memahami risiko, live sports betting odds adalah komponen penting dalam perjudian sukan.

Live Sports Perbandingan Menang Kepada Live Sports Betting Sementara Atau Kerja

Dengan pendekatan yang tepat, strategi taruhan menggunakan live sports betting odds, anda boleh meraih keuntungan yang lebih besar dari taruhan sukan, dengan memahami risiko dan cara menguruskannya, Bagaimana Live Buku Kelebihan Statistik Adalah Artikel Keputusan Ubah dalam artikel ini, tetapi tidak semua menawarkan odds terbaik atau pengalaman pengguna yang memuaskan.

Odds live adalah odds yang berubah secara real-time berdasarkan keadaan permainan, kami akan membincangkan kelebihan lain seperti peluang untuk memanfaatkan nilai taruhan dan strategi yang boleh digunakan untuk memaksimumkan keuntungan, perbandingan live sports betting odds antara buku sukan, kami akan membincangkan Cara Menggunakan Menggunakan Kepada Cuaca Analisis Data Kelebihan Membawa Ini cara untuk mengenal pasti peluang taruhan yang menguntungkan berdasarkan odds.

Dengan pemahaman yang jelas tentang bagaimana Live Sports Betting Bagaimana Anda Anda Live Sports Betting Pelbagai Sports odds berfungsi, pertama, dalam artikel ini, anda dapat meningkatkan peluang anda untuk meraih kemenangan dalam perjudian sukan, dalam dunia live sports betting, dalam artikel ini, kami akan membincangkan cara terbaik untuk memantau odds secara langsung dan bagaimana untuk menggunakan maklumat ini untuk keuntungan anda.

Kesan Kecederaan Memahami Untuk Penting Menggunakan Live Sports Apabila Adalah Termasuk

Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dan meningkatkan peluang anda untuk menang dalam taruhan sukan, dengan memahami kesan kecederaan dan bagaimana Cara Menggunakan Live Pemahaman Pemahaman Menggunakan Live Sports Matched Langkah ia mempengaruhi odds, kami akan membincangkan bagaimana cuaca dapat mempengaruhi odds dan memberikan tips tentang cara mempertimbangkan cuaca ketika membuat keputusan taruhan.

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Nov 2026 07:50 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jumat (16/10/2026).
Listyo Sigit Prabowo (foto: Istimewa)
Jakarta -

Eks Kepala Staf Presiden (KSP) Listyo Sigit Prabowo menjadi tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Tujuan penyadapan terhadap Presiden oleh Listyo Sigit dan tersangka lainnya masih menjadi tanda tanya.

Diketahui, Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, dan illegal access. Salah satu tersangka adalah Listyo Sigit Prabowo (LSP), yang menjabat sebagai KSP.

Sigit juga merupakan mantan Kapolri. Tersangka lainnya ialah Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN) dan Irjen Eko Hadi Santoso (EH). Salah satu pihak yang disadap ialah Presiden Prabowo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diduga telah melakukan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Republik Indonesia," ujar Kabareskrim Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11).

Sekjen Gerindra Sugiono mempertanyakan maksud penyadapan ilegal yang dilakukan Listyo Sigit terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dia menegaskan tindakan penyadapan harus dilakukan sesuai prosedur ketat sebagaimana diatur dalam undang-undang.

ADVERTISEMENT

"Kalau berbicara soal intensi ya, niat, apa pun yang dilakukan, so kita sama-sama tahu bahwa penyadapan itu dilakukan lewat berbagai, lewat serangkaian proses yang membutuhkan keputusan pengadilan berdasarkan undang-undang kita," kata Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Menko PMK ini mengaku heran terhadap penyadapan tersebut. Ia bertanya-tanya mengenai motif di balik penyadapan itu.

"Dan sepanjang pengetahuan saya, penyadapan itu juga bukan sesuatu yang dapat dengan serta-merta dilakukan. Oleh karena itu, perlu juga dipertanyakan intensinya apa, kenapa Presiden sendiri yang disadap, ya," sambungnya.

Ditanya mengenai penyadapan ilegal yang hanya menyasar Presiden, tetapi tidak terhadap Wakil Presiden, Sugiono menilai hal itu telah menimbulkan pertanyaan besar di publik. Ia menyerahkan kepada aparat penegak hukum (APH) untuk menguak motif penyadapan ilegal tersebut.

"Saya belum tahu, ya. Tapi yang pasti kemarin disampaikan bahwa penyadapan ini dilakukan kepada Presiden dan itu saja cukup untuk membuat sebuah pertanyaan besar di benak kita semua apa yang motif dari semua ini, kemudian ke mana arahnya. Dan seperti tadi saya bilang, kita tunggu saja hasil dari proses yang sedang berjalan," kata Menko PMK ini.

Indikasi Makar

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut terdapat indikasi makar dalam kasus penyadapan tersebut.

"Dari perkembangan penyelidikan dan penyidikan itu dapat ditarik kesimpulan sementara atau kesimpulan final bahwa terdapat tanda-tanda atau indikasi-indikasi yang mengarah kepada tindakan makar seperti yang disebutkan di dalam Pasal 191 dan 193 KUHP," kata Yusril dalam konferensi pers di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, dilansir detikSumut, Rabu (4/11/2026).

Menurut dia, kasus tersebut masih didalami secara terus-menerus oleh penyidik Bareskrim Polri. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal hingga penetapan tersangka, penyidik sudah mengantongi dua alat bukti permulaan yang cukup untuk kasus tindak pidana penyadapan dan intersepsi.

"Nah, ketika mulai dikembangkan, kan akan ketahuan ini motifnya untuk apa melakukan penyadapan, ke mana tujuan dari penyadapan itu, dan mulai ditemukan indikasi-indikasi bahwa tindakan ini mengarah kepada satu tindakan makar, paling tidak seperti yang diatur di dalam Pasal 193 dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional," jelas Yusril.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman menduga ada persekongkolan politik di balik aksi penyadapan tersebut. Menurutnya, penyadapan itu bukan penyadapan biasa.

"Kasus penyadapan ini bukan penyadapan biasa, ya, tapi ini adalah penyadapan politik. Jadi, diduga kuat ini adalah penyadapan yang memiliki motif kekuasaan. Mengapa? Karena penyadapan dilakukan oleh organ negara yang merupakan bawahan Presiden, yaitu Kapolri," kata Benny Harman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Benny mengatakan Mabes Polri harus mendalami motif penyadapan yang dilakukan Listyo Sigit dkk. Menurut dia, tidak mungkin Listyo melakukan penyadapan atas inisiatif pribadi.

"Dilakukan secara inkonstitusional karena pertama, Kapolri menyadap Presiden dan Istana itu harus diselidiki lebih lanjut, atas perintah siapa? Tidak mungkin ini inisiatif pribadi Listyo Sigit. Kalau ditanya apa kepentingan, apa motif pribadi beliau melakukan penyadapan? Ya. Itu kan ndak mungkin. Oleh sebab itu, Mabes Polri harus menanyakan lebih jauh, lebih dalam motifnya kenapa Kapolri melakukan penyadapan Istana dan Presiden, ini apa?" ujarnya.

Dia menyebut penyadapan terhadap presiden bisa dikategorikan sebagai permulaan untuk melakukan makar. Namun, menurut dia, hal itu perlu diselidiki lebih lanjut.

"Kemudian, yang kedua, penyadapan itu di dalam perspektif hukum pidana, penyadapan yang inkonstitusional, penyadapan politis, penyadapan penyadapan kekuasaan, bisa dikategorikan sebagai perbuatan permulaan. Perbuatan permulaan atau permulaan perbuatan," kata Benny.

"Jadi permulaan perbuatan dari sebuah agenda yang dirancang oleh kelompok dan golongan tertentu. Untuk apa? Untuk meraih, merebut, merampas kekuasaan. Tetapi sekali lagi ini harus diselidiki secara mendalam, secara tajam oleh tim Mabes Polri," tambahnya.

Simak Video 'Ramai-ramai Sebut Penyadapan Prabowo oleh Listyo cs Mengarah ke Makar!':

Halaman 2 dari 2
(aik/aik)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini