Yamaha Gear Ultima Hybrid menjadi salah satu opsi skuter matic di segmen entry level. Skutik ini punya kapasitas mesin lebih besar dan bobot lebih berat dibanding pesaing utamanya, Honda BeAT. Meski begitu, Gear Ultima tetap memiliki manuver lincah alias satset di kondisi kemacetan, juga masih irit bahan bakar! Berikut review lengkapnya.
Posisi Berkendara
Di atas kertas, Gear Ultima punya dimensi panjang 1.850 mm, lebar 685 mm, dan tinggi 1.075 mm. Sementara, tinggi joknya adalah 750 mm. Tester detikOto yang memiliki tinggi 165 cm dan berat 79 kg, sangat nyaman duduk di atas Gear Ultima.
Kaki bisa menapak permukaan jalan dengan mudah, posisi setang pun dekat dengan badan pengendara. Nah asyiknya lagi, Gear Ultima ini memiliki ruang dek luas, sehingga kaki pengendara aman dan nyaman, tak perlu takut dengkul mentok dashboard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ototest Yamaha Gear Ultima Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
Rasa Berkendara
Tester detikOto yang tiap hari menggunakan Yamaha Nmax untuk aktivitas pergi-pulang kerja, karuan saja cukup kaget dengan rasa berkendara Yamaha Gear Ultima. Motor matic ini punya manuver lincah, satset digunakan menembus kemacetan.
Jika menggunakan Nmax yang punya tinggi jok 770 mm dan lebar 740 mm, tester detikOto harus kerepotan dan mengambil banyak haluan sebelum bermanuver, maka ketika menggunakan Gear Ultima, yang ada hanyalah kemudahan belaka.
Ototest Yamaha Gear Ultima Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
Respons Mesin
Yamaha Gear Ultima Hybrid dibekali mesin 125 cc, SOHC, yang bisa menghasilkan tenaga 6,2 kW pada 6.500 rpm dan torsi maksimum 10,6 Nm di kitiran 4.500 rpm. Dibawa riding di jalur perkotaan, mesin dengan teknologi hybrid assist tersebut cukup responsif.
Terlebih Gear Ultima punya bobot mencapai 95 kg, sehingga motor terasa antep saat dipakai untuk berakselerasi maupun digeber pada kecepatan tinggi. Oh iya, sebagai info, unit Gear Ultima yang dites detikOto, kilometernya baru mencapai 334 km, jadi hitungannya masih dalam masa inreyen.
Kapasitas Bagasi
Motor harian, sudah pasti wajib punya bagasi luas. Yamaha Gear Ultima Hybrid ini memiliki bagasi bawah jok dengan volume 18,6 l. Memang tak sebesar bagasi FreeGo atau Grand Filano yang bisa menampung helm. Namun setidaknya, bagasi Gear Ultima ini bisa membawa barang-barang penting seperti mantel, cover sepatu, atau tas kecil.
Ototest Yamaha Gear Ultima Foto: Luthfi Anshori/detikOto |
Konsumsi Bensin
Yamaha Gear Ultima dibekali sistem hybrid yang bikin konsumsi bensin jadi irit. Sistem ini bekerja dengan memberikan dorongan listrik selama tiga detik pertama akselerasi. Ini membantu mengurangi beban mesin, sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.
Tester detikOto melakukan pengetesan Gear Ultima Hybrid dengan jarak tempuh sekitar 73,7 km pada rute perkotaan sekitar Jakarta-Bekasi. Bahan bakar yang dipakai jenis RON 92. Saat mengetes, bensin diisi full. Selain itu, fitur stop & start system juga dinonaktifkan.
Kami mencoba motor ini dengan kondisi lalu lintas stop & go dan sesekali melalui jalanan lengang. Kecepatannya pun standar, kisaran 50 km/jam hingga 60 km/jam. Setelah menempuh jarak 73,7 km, tangki diisi penuh lagi sebanyak 1,33 liter. Dengan metode penghitungan full to full, maka didapat hasil konsumsi bahan bakar rata-rata 55,5 km per liter.
Irit banget kan untuk ukuran motor matic 125 cc!

























































