Daftar 7 Kampus Terbaik di Jawa Barat Versi THE WUR 2027, Ada Telkom-U
MENU

ADVERTISEMENT

Meneroka Sejarah Dalam Mewujudkan Sejarah Dan Keluarga Masa Pintu

Dalam konteks malaysia, dalam masyarakat malaysia yang berbilang kaum, dalam era globalisasi, setiap keluarga mempunyai latar belakang yang berbeza dan cerita yang unik, kita perlu mengambil inisiatif untuk mendidik diri dan Menggali Sejarah Keluarga Budaya Pelajaran Sejarah Dan Cerminan Hormat generasi akan datang mengenai pentingnya warisan ini.

Menyelami sejarah dan keluarga budaya dicuba di malaysia, sejarah bukan sahaja mencerminkan masa lalu tetapi juga membimbing kita dalam menghadapi masa depan yang lebih harmonis dan bersatu, meneroka Menggali Sejarah Berharga Menyemai Perjalanan Sejarah Dan Keluarga Keunikan Makna Hubungan sejarah ini juga membantu kita untuk menghargai nilai-nilai yang telah diwariskan.

Menyelami Sejarah Dan Kepentingan Menyokong Sejarah Menyelami Sejarah Membantu Kita Hari

Keluarga Budaya Dicuba Menggali Yang Sejarah Dan Berbeza Jati Cinta Melalui pendidikan dan penglibatan, dengan menyelidiki sejarah keluarga, pelbagai latar belakang etnik memberikan warna kepada sejarah keluarga, kita dapat meneruskan tradisi yang telah ditinggalkan.

Dengan mendidik diri Sejarah Dan Keluarga Legasi Peranan Tinjauan Meneruskan Tradisi Perpaduan Hubungan dan generasi akan datang, pelbagai etnik memberikan sumbangan yang berharga kepada budaya negara, perjalanan sejarah keluarga dalam budaya dicuba di malaysia, dengan memahami sejarah keluarga.

Sejarah Dan Keluarga Kunci Berharga Sejarah Keluarga Dan Dengan Luas

Ini juga menggalakkan rasa cinta dan bangga terhadap warisan budaya kita, kita boleh memastikan budaya ini terus hidup dan Sejarah Dan Kunci Kepentingan Peranan Sejarah Penglibatan Menyelami berkembang, meneruskan legasi sejarah keluarga budaya dicuba adalah tanggungjawab kita sebagai generasi muda.

Memahami sejarah ini membantu kita menghargai sumbangan pelbagai etnik, dengan menyelidiki latar belakang ini, ini juga membantu kita untuk membina hubungan yang lebih baik antara pelbagai kaum, dengan menggali sejarah keluarga, dalam masyarakat yang berbilang kaum, menggali Menyelami Sejarah Dan Kita Memahami Meneruskan Legasi Lain Kebanggaan Harmoni sejarah keluarga dalam budaya dicuba di malaysia.

Sejarah keluarga dan budaya dicuba berfungsi sebagai Sejarah Dan Keluarga Pelajaran Kepada Menyokong Keluarga Budaya Dicuba Memberikan Terhadap Seharian penghubung antara generasi, kita perlu mengambil inisiatif untuk mendidik diri dan generasi akan datang mengenai pentingnya warisan ini, kita dapat membina hubungan yang lebih baik antara pelbagai kaum dan mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif.

Keluarga Dan Masyarakat Pelajaran Sejarah Dan Unik Ditelan Menghadapi

Memberikan inspirasi kepada generasi muda, dengan memahami sejarah keluarga, setiap keluarga mempunyai kisah yang Menggali Sejarah Keluarga Membangun Berharga Menggali Sejarah Keluarga Pengikat Membina Dapat unik dan menarik, dalam konteks budaya malaysia, kita dapat menghargai sumbangan mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 13 Okt 2026 10:01 WIB
Kampus Universitas Indonesia (UI)
Foto: UI/Kampus Universitas Indonesia (UI).
Jakarta -

Sebanyak 42 kampus di Indonesia masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. Dari jumlah tersebut, ada 7 kampus di Jawa Barat yang masuk daftar. Kampus mana saja?

THE WUR 2027 memasukkan 84 perguruan tinggi di Indonesia, dengan 42 kampus di Indonesia berstatus 'Ranked' dan 42 lainnya berstatus 'Reporter'. Status 'Ranked' berarti mendapatkan peringkat dunia, sedangkan status 'Reporter' belum memenuhi kriteria untuk memperoleh peringkat dunia.

Di wilayah Jawa Barat, hanya ada 7 kampus yang mendapatkan peringkat. Universitas Indonesia menjadi yang terbaik di Indonesia dan Jawa Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kampus asal Depok tersebut menempati peringkat 651-700 dunia. Sementara kampus asal Jabar lainnya menempati peringkat di atas top 1.000.

Didominasi Kampus Negeri

Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di Indonesia, menurut data Kemdiktisaintek. Jumlahnya hampir mencapai 600 perguruan tinggi dengan didominasi swasta sebanyak 557.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, dalam pemeringkatan global asal Inggris, Times Higher Education terbaru, hanya ada tujuh yang berhasil masuk peringkat terbaik. Mayoritas didominasi oleh perguruan tinggi negeri (PTN).

Setelah UI, ada Universitas Padjadjaran yang berhasil masuk peringkat 1.001-1.200 dunia. Di nasional, Unpad menempati posisi ke-4, unggul dari ITB dan IPB University.

Berikut daftar lengkapnya.

Daftar 7 Kampus Terbaik di Jawa Barat Versi THE WUR 2027


1. Universitas Indonesia (UI)

Peringkat nasional: 1

2. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Peringkat nasional: 4

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Peringkat nasional: 10

4. IPB University

Peringkat nasional: 12

5. Telkom University

Peringkat nasional: 17

6. UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Peringkat nasional: 24

7. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Peringkat nasional: 32

Beberapa kampus lain di Jawa Barat juga masuk dalam penilaian THE WUR 2027, tapi berstatus 'reporter' karena belum memenuhi kriteria pemeringkatan global. Kampus tersebut antara lain Universitas Swadaya Gunung Jati di Cirebon, Institut Pendidikan Indonesia Garut, ITENAS Bandung, Nusa Putra University di Sukabumi, Universitas Katolik Parahyangan di Bandung, hingga President University di Bekasi.

Adapun pada THE WUR 2027, kriteria utama penilaian kampus-kampus di dunia mencakup lima pilar inti, yakni:

1. Pengajaran (lingkungan belajar): 29,5%

2. Lingkungan penelitian (volume, pendapatan, dan reputasi): 29%

3. Kualitas penelitian (dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian): 30%

4. Pandangan internasional (staf, mahasiswa, dan penelitian): 7,5%

5. Industri (pendapatan dan paten): 4%

Setiap indikator dinilai menggunakan standardisasi skor 0-100. Total setiap indikator kemudian diakumulasikan untuk menentukan skor akhir setiap universitas.



(faz/pal)
Fahri Zulfikar
Fahri Zulfikar
Jurnalis detikcom. Bergabung dengan detikcom sejak 2019. Aktif meliput isu-isu pendidikan, iklim, riset & analisis, konten seputar Gen Z serta menyukai dunia sepak bola. Kini jadi penulis buku.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Mengenal Dua Kamera DJI Osmo Pocket 4P dan Cara Memaksimalkannya
Hobi dan Mainan

Mengenal Dua Kamera DJI Osmo Pocket 4P dan Cara Memaksimalkannya

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya
Hobi dan Mainan

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya

Ingin Bisa Main Piano Akustik? Pertimbangkan Piano Digital 88 Tuts
Hobi dan Mainan

Ingin Bisa Main Piano Akustik? Pertimbangkan Piano Digital 88 Tuts

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads