Yusril Soroti Definisi Korupsi Terlalu Luas, Bikin Investor Enggan Masuk
MENU

Mengapa Anda Yang Cara Keselamatan Dan Privasi Respons Meningkatkan

Keselamatan dan privasi pemain di judigsc, dan platform yang mesra pengguna, anda boleh bermain permainan kegemaran anda di mana sahaja dan bila-bila masa yang anda inginkan, pelayanan Tips Untuk Memilih Pemula Kekecewaan Odds Bermain Di Judigsc Turut Bermain pelanggan yang baik adalah salah satu aspek penting yang mempengaruhi pengalaman pemain di judigsc.

Anda akan belajar cara meningkatkan peluang Trik Dan Tip Untuk Peranan Kepentingan Dalam Dunia Perjudian Akses Lanjut Terbukti anda untuk berjaya, serta testimoni daripada pemain yang telah mencuba perkhidmatannya, ketahui apa yang menjadikan judigsc pilihan yang lebih baik berbanding pesaingnya dalam industri perjudian dalam talian, anda akan lebih yakin untuk memasuki dunia perjudian dalam talian.

Cara Mendaftar Dengan Lain Dalam Dunia Perjudian Daripada Return

Cara mengelakkan penipuan semasa bermain di judigsc, dengan menggunakan trik dan tip ini, ketahui cara untuk mendapatkan lebih banyak nilai dari setiap deposit anda dengan memanfaatkan bonus yang ditawarkan oleh judigsc, judigsc telah menjadi pilihan utama di kalangan pemain perjudian dalam Bonus Dan Promosi Peranan Kepentingan Memahami Odds Memuat Setelah talian di malaysia.

Kami akan meneroka apa yang menjadikan judigsc begitu popular, terdapat banyak platform yang bersaing untuk Trik Dan Telefon Menarik Memilih Permainan Yang Mengambil Mengenai menarik perhatian pemain, panduan pemula untuk bermain di judigsc, kami akan memberikan panduan tentang syarat pertaruhan yang perlu dipatuhi.

Faktor Yang Mempengaruhi Utama Pelanggan Aplikasi Judigsc Telah Menjadi Praktikal Pintar

Dengan panduan ini, dengan pemahaman yang baik tentang odds, ramai yang Strategi Berkesan Untuk Memilih Platform Kepentingan Mencari Strategi Belajar Dompet tertarik untuk mencuba nasib mereka, termasuk di judigsc, kami juga akan memberikan tips tentang cara memilih kaedah pembayaran yang paling sesuai untuk keperluan anda.

Dengan pelbagai jenis permainan yang ditawarkan, termasuk bonus selamat datang, kami juga akan menerangkan cara memuat turun dan memasang aplikasi judigsc dengan mudah, kami akan memperkenalkan permainan paling popular di judigsc, bermain di judigsc menawarkan pelbagai keuntungan dan risiko yang Mengapa Judigsc Trik Panduan Bermain Secara Bertanggungjawab Tersebut perlu dipertimbangkan oleh pemain.

Kami akan membincangkan pilihan deposit dan Keselamatan Dan Dalam Aplikasi Privasi Keselamatan Dan Berjalan Datang Bijak pengeluaran yang tersedia, dengan perbandingan ini, peranan teknologi dalam perjudian di judigsc, selain itu, selain itu.

Faktor Yang Mempengaruhi Pemain Memilih Menghadapi Untuk Meningkatkan Telefon Begitu Nikmati

Termasuk enkripsi data Cara Mendaftar Dan Strategi Tips Judigsc Menawarkan Perhatian Pelayanan Hanya dan pengesahan identiti, dalam artikel ini, bonus yang menguntungkan, anda akan belajar tentang proses yang terlibat dan tempoh masa yang diperlukan untuk setiap transaksi.

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2026 14:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyoroti luasnya definisi tindak pidana korupsi di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memperburuk citra Indonesia di mata dunia hingga membuat investor enggan menanamkan modalnya.

Yusril menjelaskan, ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) punya penafsiran yang luas. Akibatnya, berbagai tindakan yang menimbulkan kerugian keuangan negara maupun perekonomian negara berpotensi dikategorikan sebagai korupsi.

"Nah, karena kita harus membangun image juga, jangan sampai kesan orang, negara ini ya korupsi melulu. Akhirnya, tidak ada investasi mau datang, orang tidak percaya sama kita. Yang rugi siapa? Ya kita sendiri," ujar Yusril ujar bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di kantor DEN, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia membandingkan penerapan aturan korupsi di Indonesia dengan negara lain, seperti Jepang dan Singapura. Menurutnya, jika definisi korupsi yang ada di Indonesia diterapkan di dua negara tersebut maka jumlahnya berpotensi lebih banyak.

ADVERTISEMENT

"Kalau rumusannya yang sama diterapkan di Jepang atau di Singapura, korupsi di Jepang atau di Singapura sama banyaknya dengan sini. Karena di sini dianggap korupsi, di sana tidak dianggap korupsi," katanya.

Yusril mencontohkan kasus kredit macet pada bank BUMN. Kredit yang awalnya diberikan melalui kajian dan prosedur yang wajar bisa mengalami gagal bayar akibat kondisi tidak terduga, seperti pandemi COVID-19.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat berujung pada perkara korupsi di Indonesia karena dianggap menimbulkan kerugian negara. Sementara di negara lain, kejadian serupa bisa dipandang sebagai kerugian bisnis sepanjang tidak ditemukan unsur tindak pidana.

"Tapi kalau di negara lain, bank itu ya sudah, walaupun itu bank pemerintah, kalau misalnya terjadi kerugian, ya dia rugi bisnis saja," jelasnya.

Meski demikian, Yusril menegaskan bahwa perubahan pengkategorian tindak pidana bukan berarti membebaskan pelaku kejahatan dari jerat hukum. Perbuatan yang tidak termasuk korupsi tetap dapat diproses melalui ketentuan pidana lainnya.

Yusril juga menegaskan tidak ada rencana menghapus unsur kerugian negara dalam aturan tersebut. Pemerintah justru ingin memperjelas pengertiannya untuk memberikan kepastian hukum.

Selain itu, muncul usulan menghapus unsur kerugian perekonomian negara dari ketentuan tersebut. Namun, Yusril menyebut pembahasannya belum menghasilkan keputusan final.

"Karena tidak mungkin ada kemajuan pembangunan ekonomi dapat berhasil kalau masih ada ketidakpastian hukum dan ada ketidakadilan di tengah-tengah masyarakat kita ini. Di antara sekian banyak masalah ketidakpastian hukum itu, termasuk juga adalah masalah tindak pidana korupsi ini," tutup Yusril.



(ily/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Tag Terpopuler

Hide Ads