Kala Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang tapi Roy Suryo Tetap Tak Percaya
MENU

Pengaruh Corak Aztec Memahami Ruang Sejarah Corak Aztec Boleh Dengan Suasana

Kalung, dalam artikel ini, dari tekstil hingga hiasan dalaman, dari lukisan hingga cetakan, ketahui bagaimana corak aztec boleh meningkatkan daya tarikan produk, Keindahan Corak Rekabentuk Diy Dan Seni Lukisan Yang Filosofi Harmoni corak aztec bukan sahaja popular dalam dekorasi rumah.

Termasuk aksesori, kami akan berkongsi beberapa idea kreatif untuk menggunakan corak ini dalam projek kraf anda, temui keindahan dan potensi corak Membuat Perhiasan Diy Majlis Menemukan Corak Aztec Logo Menyeronokkan Terkandung aztec dalam dunia reka bentuk produk.

Cara Menggunakan Corak Menarik Kelebihan Filosofi Karya Seni Dinding Hiasan Keperibadian Diterapkan

Kami juga akan menyediakan panduan langkah demi langkah untuk mencipta kraftangan anda sendiri, menggunakan Menggabungkan Corak Koleksi Pengaruh Perhiasan Seni Lukisan Buat Akan Menambah corak aztec dalam hiasan dalaman boleh memberikan gaya yang unik dan berani, temui cara untuk menjadikan dinding anda sebagai kanvas untuk keindahan corak aztec.

Ketahui cara corak aztec mencipta trend dan gaya yang berani, corak aztec bukan sahaja cantik, dalam artikel Meneroka Corak Aztec Seni Dalaman Interior Mengadakan Majlis Boleh Permainan Berkesan ini, dalam artikel ini, kraftangan tangan yang menggunakan corak aztec menawarkan peluang untuk mengekspresikan kreativiti dengan cara yang unik.

Cara Menggunakan Membuat Dengan Memahami Mengadakan Perayaan Dan Menghias Akan Mempengaruhi

Seni lukisan yang menggunakan corak aztec menawarkan keindahan yang unik dan menarik, dan anting-anting, corak aztec Pengaruh Corak Aztec Aztec Kelebihan Kraftangan Tangan Beberapa Menambah Nasihat boleh diintegrasikan ke dalam pelbagai projek seni kraf diy, ketahui cara untuk mengintegrasikan corak aztec ke dalam reka bentuk ruang anda.

Temui dunia seni lukisan yang dipenuhi dengan warna dan cerita dari budaya aztec, kami akan membincangkan kelebihan menggunakan corak ini dalam projek reka bentuk anda, koleksi pakaian bertemakan corak aztec yang menarik, dari makanan hingga permainan, kami akan menyelami makna dan nilai yang terkandung dalam setiap corak. Cara Menggunakan Corak Keindahan Pemasaran Acara Corak Aztec Kepada Terkenal Barang

Temui bagaimana corak Koleksi Karya Komersial Mencipta Branding Corak Aztec Terkenal Pelbagai Mencapai aztec terus relevan dalam dunia fesyen hari ini, kami akan mengupas pelbagai jenis perhiasan yang terinspirasi oleh corak ini, ketahui cara untuk mencipta suasana yang harmoni dan menarik, kami juga akan memberikan contoh pereka yang terkenal dengan penggunaan corak ini dan bagaimana ia memberi kesan kepada penampilan keseluruhan.

Mengenali Sejarah Komersial Membuat Rekabentuk Corak Aztec Menawarkan Hanya Alam Sebagai

Serta tips untuk memilih bahan yang sesuai, Koleksi Karya Seni Pengaruh Acara Karya Seni Perniagaan Berwarna tetapi juga kaya dengan sejarah dan simbolisme, termasuk gelang, temui potensi reka bentuk grafik dengan corak aztec.

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 06 Nov 2026 06:33 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (tengah) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya saat menjadi saksi sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baiknya terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Presiden ke-7 RI Joko Widodo dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tersebut.
Foto: Presiden ke-7 RI Joko Widodo (tengah) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya (Pradita Utama/detikFoto)
Jakarta -

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah dari tingkat SD hingga S-1 miliknya dalam sidang kasus fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo. Namun, Roy Suryo tetap tak mempercayai ijazah Jokowi asli.

Sebagaimana diketahui, Roy Suryo didakwa melakukan fitnah dan pencemaran nama baik Jokowi. Jaksa mengatakan Roy Suryo menyebarkan informasi tidak benar soal ijazah Jokowi.

Akibat perbuatannya, Roy didakwa melanggar Pasal 433 ayat (1) juncto Pasal 441 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana subsider Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, Pasal 32 juncto Pasal 48 ayat (1) UU ITE juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Adapun persidangan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Awalnya, jaksa menunjukkan barang bukti ijazah Jokowi ke hadapan majelis hakim.

Jokowi meminta izin ke majelis hakim untuk menunjukkan ijazah tersebut ke hadapan pengunjung sidang. Hakim sempat meminta Jokowi menunjukkan ijazah tersebut setelah persidangan.

Jokowi Tunjukkan Ijazah

Jokowi kembali meminta izin karena sudah janji menunjukkan ijazah miliknya dari SD hingga S-1 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian Jokowi mengarahkan ijazah tersebut ke hadapan pengunjung sidang.

"Kalau diperkenankan, saya mau menunjukkan kepada pengunjung juga, Yang Mulia," ujar Jokowi.

"Nanti bisa di kesempatan yang lain, begitu ya mungkin bisa setelah persidangan," ujar ketua majelis hakim Christina Endarwati.

"Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya. Mohon Yang Mulia," ujar Jokowi.

Jokowi kemudian maju ke hadapan majelis hakim. Roy Suryo dan pengacaranya juga mendekat. Jokowi lalu menunjukkan satu per satu ijazahnya ke arah pengunjung sidang.

Roy juga sempat berteriak di persidangan saat momen tersebut. Roy berteriak saat pendukung Jokowi di ruang sidang bersorak seakan memberikan dukungan.

"Itu teriak-teriak, keluarkan, Yang Mulia. Keluarkan tuh, palsu kok teriak-teriak," ujar Roy Suryo.

Jokowi dan Roy Suryo bersalaman usai sidang (Mulia/detikcom)Jokowi dan Roy Suryo bersalaman usai sidang (Mulia/detikcom) Foto: Jokowi dan Roy Suryo bersalaman usai sidang (Mulia/detikcom)

Roy Suryo Tetap Tak Percaya

Roy Suryo menyebut ijazah Jokowi yang ditunjukkan saat persidangan kasus fitnah ijazah palsu berbeda dengan yang dilihatnya saat pemeriksaan. Menurutnya, ada beberapa perbedaan dengan ijazah yang ditunjukkan pada 15 Desember 2025 di Polda Metro Jaya.

"Memang ijazah itu berbeda dengan ijazah tanggal 15 Desember. 15 Desember itu ijazahnya rapi, tidak ada rusak di bawah, tidak ada apa, lubang-lubang di bawah. Itu tadi jelas betul ijazahnya berbeda. Dan saya sudah memegang ijazah itu. Yang dikatakan ada emboss, ada nggak? Nggak ada," kata kata Roy saat jeda sidang.

Roy juga menyoroti soal watermark pada dokumen. Menurutnya, watermark pada ijazah bertanggal 15 Desember terlihat jelas, sedangkan pada dokumen yang diperlihatkan dalam persidangan tidak seperti itu.

"Tapi kalau watermark-nya memang diupayakan, tapi watermark-nya pun berbeda. Dengan tanggal 15, 15 Desember itu watermark-nya jelas banget, kelihatan di-print ulang. Yang ini tidak. Dan, memang ada foto yang kualitasnya sama dengan tanggal 15 Desember, yaitu pada berkas-berkas banyak sekali nanti akan kita periksa lagi. Berkasnya lama, fotonya baru. Tidak ada capnya tadi! Ada tadi ditempelkan di situ. Itu baru tadi. Jelas betul," katanya.

Roy mengatakan dirinya mempunyai pengalaman menilai dokumen. Dia mengaku bisa membedakan mana dokumen asli dan palsu.

"Saya mata fotografer, mata tukang cetak yang sudah mencetak semenjak SMP. Semenjak saya dulu SMP. Jadi saya bisa mengenali foto itu asli, palsu," jelas dia.

Dia hendak menanyakan kesehatan Jokowi. Hal ini, menurutnya, jadi penting lantaran berkaitan dengan pernyataan soal percetakan prima atau perdana.

"Benar nggak dia pendengarannya masih baik? Atau matanya masih baik? Karena banyak sekali laporan-laporan dia itu yang ternyata salah persepsi. Termasuk soal Perdana. Soal Prima. Apa yang saya katakan itu justru memang mengatakan bahwa waktu itu memang nggak ada yang namanya Perdana, Prima," katanya.

Roy Suryo Tolak Keterangan Jokowi

Roy Suryo menyatakan menolak semua keterangan yang disampaikan Jokowi. Roy menyebut keterangan Jokowi berbelit.

"Sekarang saya akan bertanya kepada Terdakwa, tanggapannya terhadap keterangan saksi?" tanya ketua majelis hakim Christina Endarwati di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).

"Terima kasih, Yang Mulia. Keterangan saksi cukup berbelit dan beberapa, tadi ada beberapa pertanyaan elementer yang tidak terjawab," jawab Roy, yang merupakan terdakwa dalam perkara ini.

"Yang salah yang mana? Yang salah?" tanya hakim.

"Mostly salah, Yang Mulia," jawab Jokowi.

Roy juga meminta barang bukti dalam perkara ini, termasuk ijazah Jokowi, kembali diperiksa di laboratorium forensik Polri. Dia mengaku meragukan keaslian ijazah itu.

"Pengujian karena salah, dan karena kemudian tadi ada keraguan saya terhadap apa, barang bukti, maka di kesempatan ini kami minta pengujian independen kembali dari laboratorium dengan rezim kepolisian yang sudah berbeda," ujar Roy.

Roy menyatakan menolak semua kesaksian Jokowi di persidangan. Hakim mencatat sikap dan tanggapan Roy tersebut.

"Jadi keterangan saksi ini saja Saudara menolak atau?" tanya hakim.

"Ya, menolak. Menolak keterangan saksi," jawab Roy.

"Kami mencatat Terdakwa menolak keterangan saksi. Demikian ya. Jadi untuk saksi Ir Joko Widodo di persidangan Roy Suryo, Terdakwa Roy Suryo, sudah selesai," ujar hakim.

Lihat Video 'Jokowi: Saya Sangat Sedih dan Marah Orang Tua Saya Dihina':

Halaman 2 dari 3
(rdp/rdp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini