Di Indonesia, tempe dijual murah meriah. Namun di Eropa, makanan berbahan kedelai ini justru jadi hidangan mahal nan eksklusif.
Tempe, yang berasal dari Pulau Jawa, selama ini dikenal sebagai lauk sehari-hari yang murah dan mudah diolah. Harga sepaket tempe mentah di pasar tradisional biasanya mulai dari Rp5 ribuan, gampang didapat di pasar maupun swalayan.
Namun siapa sangka, makanan berbahan dasar kacang kedelai ini dibanderol jauh lebih tinggi di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Inggris misalnya, satu blok kecil tempe seberat 200 gram dijual seharga £1,85 hingga £3, atau setara Rp44.000 hingga Rp75.000 berdasarkan kurs saat ini.
Dilansir dari mStar Sabtu (24/10/2026), seorang kreator konten yang disebut sebagai pakar biokeamanan pangan, Radikal Bro, merinci sejumlah faktor yang membuat harga tempe melambung di luar negara asalnya.
Pertama, soal logistik. Tempe membutuhkan penanganan dan penyimpanan khusus agar kualitasnya terjaga, sehingga biaya transportasi, pengemasan, dan distribusi dari negara produsen otomatis menambah harga jual.
Banyak faktor menyebabkan harga tempe melambung tinggi di luar negara asalnya. Foto: iStock |
Kedua, minimnya produsen lokal. Tidak semua negara memiliki produsen tempe dalam jumlah memadai, sehingga sejumlah pasar bergantung pada pasokan impor yang membuat harga lebih mahal dibanding negara penghasil sendiri.
Ketiga, faktor penyimpanan. Tempe perlu disimpan pada suhu tertentu agar tekstur, warna, dan aromanya tetap terjaga, sehingga distributor harus menanggung biaya tambahan untuk pendinginan atau pembekuan.
Keempat, standar keamanan pangan. Produksi tempe wajib memenuhi aspek kebersihan, kontrol kualitas, dan penanganan bahan baku yang ketat sebelum sampai ke tangan konsumen.
Di balik harga yang jauh lebih mahal ini, tempe justru naik kelas dari lauk harian menjadi makanan yang tergolong premium di rak-rak swalayan Eropa. Tren ini juga didorong oleh meningkatnya permintaan protein nabati.
Di Australia, tempe bahkan jadi pilihan konsumen yang mengurangi konsumsi daging merah atau menjalani pola makan vegetarian, sementara di Eropa, tempe organik dengan tambahan rasa seperti jahe, kunyit, dan ketumbar juga mulai digemari.



























































Syukur668 Premium Online Since Stabil Khas Muat Turun Thrilling Mengujakan
W99 Login And Instantly ホーザン Amoled W 99 Focused Hundreds