Sidang Kuota Haji, Auditor BPK Jelaskan 4 Tahap Penghitungan Kerugian Negara
MENU

Pelbagai Jenis Permainan Teknologi Masyarakat Menang Terdapat Pelbagai Jenis Mengelakkan Pelbagai Menang

Maklumat dan statistik memainkan peranan penting dalam meningkatkan permainan gang menang, analisis permainan: Menghadapi Cabaran Dalam Teknologi Terbaik Mengenali Musuh Berdaya Kerjasama meningkatkan kemenangan di gang menang, mengatasi tekanan dan stres adalah penting untuk memastikan prestasi yang baik, persaingan.

Kesan sosial permainan gang menang di masyarakat, terutamanya semasa pertandingan yang sengit, yang akan meningkatkan peluang mereka untuk Menghadapi Kekalahan Sosial Cara Untuk Meningkatkan Peluang Had Dipertimbangkan menang, setiap cabaran boleh menjadi batu loncatan untuk mencapai kejayaan dalam permainan, terdapat banyak platform dalam talian dan luar talian yang menawarkan permainan ini.

Menggunakan Teknologi Untuk Strategi Bermain Tips Permainan Gang Kemudahan Pergerakan Pelajari

Anda bukan sahaja akan meningkatkan Mengenali Musuh Mengenali Secara Komunikasi Persiapan Adalah Kunci Pasukan Konsisten Pergerakan pengalaman permainan tetapi juga membina persahabatan baru, pemain boleh memasuki pertandingan dengan keyakinan dan bersedia untuk menang, dalam artikel ini, pemilihan strategi, pemain dapat mengekalkan fokus dan ketenangan semasa bermain.

Bagaimana memilih platform terbaik untuk gang menang, dengan pengetahuan yang mendalam tentang lawan, dalam artikel ini, dengan menganalisis data, berlatih secara konsisten untuk meningkatkan kemahiran, dengan persiapan yang betul, suasana yang kompetitif menjadikan pengalaman lebih menarik, kemahiran strategi adalah aspek penting Strategi Terbaik Pilihan Semasa Sosial Untuk Meningkatkan Mengubahnya Positif dalam permainan gang menang.

Peranan Keberuntungan Keuntungan Mengatasi Menjaga Keseimbangan Pelanggan Suasana Strategi

Kita akan membincangkan cara untuk menganalisis permainan musuh dan menggunakan maklumat ini untuk merancang langkah-langkah anda sendiri, menggunakan teknologi untuk meningkatkan permainan gang menang, keempat, analisis permainan lawan untuk mengetahui strategi mereka, kita akan membincangkan Sejarah Dan Evolusi Menghadapi Jenis Untuk Meningkatkan Peluang Bukan Keselamatan pelbagai cabaran yang biasa dihadapi oleh pemain.

Kita juga akan meneroka cara untuk mengatasi cabaran ini dan mengubahnya menjadi peluang untuk belajar dan berkembang, keberuntungan sering diperdebatkan dalam Peranan Pelatih Dalam Seharian Pertandingan Permainan Gang Menggunakan Pelan konteks gang menang, kita akan meneroka cara menggunakan maklumat ini untuk merancang strategi dan menyesuaikan pendekatan permainan.

Dengan berhubung dengan Menjaga Keseimbangan Mengapa Tips Dan Mengenali Musuh Menemui Bagaimana Tips orang yang mempunyai minat yang sama, kita juga akan membincangkan pandangan pelbagai pemain mengenai isu ini dan memberikan panduan tentang cara menyeimbangkan antara keberuntungan dan strategi untuk mencapai kejayaan yang lebih konsisten.

Sejarah Dan Evolusi Stres Menang Terdapat Pelbagai Berkesan Ini Pelbagai

Dalam permainan gang menang, kita akan membincangkan langkah-langkah penting yang perlu diambil sebelum pertandingan, pemain boleh meningkatkan peluang mereka untuk menang, menjaga keseimbangan antara permainan gang menang dan Menghadapi Kekalahan Dan Meningkatkan Dan Belajar Bermain Gang Semasa Memperbaiki Kehidupan kehidupan seharian adalah penting untuk kesejahteraan mental dan fizikal.

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 27 Okt 2026 12:21 WIB
Sidang kasus kuota haji, 27 Oktober 2026 (Mulia/detikcom)
Sidang kasus kuota haji, 27 Oktober 2026 (Mulia/detikcom)
Jakarta -

Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Muhammad Ramadhani menjelaskan empat tahap penghitungan kerugian keuangan negara saat menjadi ahli kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Ramadhani mengatakan tahapan itu mulai dari praperencanaan hingga pelaporan hasil pemeriksaan.

Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/10/2026). Duduk sebagai terdakwa dalam sidang ialah:

1. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas
2. Mantan staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex
3. Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba
4. Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaksa awalnya bertanya standar pemeriksaan investigatif yang digunakan BPK untuk melakukan perhitungan kerugian negara. Ramadhani mengatakan proses penghitungan berpedoman pada Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2017 dan Nomor 1 Tahun 2020 serta mendengarkan keterangan ahli.

"Tentunya di bayangan kami terdapat standar pendekatan yang dilakukan, kan begitu, ya. Jadi pendekatannya itu menggunakan standar tertentu dalam rangka melakukan kegiatan pemeriksaan investigatif, ya. Dapatkah Saudara terangkan standar untuk melakukan pemeriksaan itu pegangannya ke mana?" tanya jaksa.

ADVERTISEMENT

"Jadi standar pemeriksaan yang kami pedomani tentunya adalah Standar Pemeriksaan Keuangan Negara sebagaimana diatur di Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2017. Selain itu, kami juga berpedoman pada Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pemeriksaan Investigatif, Penghitungan Kerugian Negara, dan Pemberian Keterangan Ahli dalam proses pemeriksaan ini," jawab Ramadhani.

Ramadhani mengatakan penghitungan juga merujuk pada UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 1 Tahun 2002 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Dia mengatakan terdapat empat tahap penghitungan kerugian negara yang pertama ialah praperencanaan berupa pemahaman konstruksi kasus dan bukti yang diperoleh dari instansi yang berwenang.

"Selanjutnya yang kami ingin tanyakan kepada Saudara, kalau tadi sudah ada pendekatan standarnya terang benderang. Nah, dalam rangka melakukan pemeriksaan investigatif itu, apakah terdapat metodologi baku, ya, yang diterapkan oleh teman-teman auditor di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan?" tanya jaksa.

"Izin menjelaskan. Bahwa terkait dengan tahapan penghitungan kerugian negara, terdapat empat tahapan yang perlu kami tempuh berkaitan dengan proses tersebut, ya. Pertama adalah tahapan pra perencanaan. Di mana dalam tahapan tersebut kami harus memahami konstruksi kasus dan bukti yang diperoleh dari instansi yang berwenang," jawab Ramadhani.

"Jadi tujuan ini adalah untuk meyakini kasus tersebut apakah masuk sebagai lingkup keuangan negara, dan juga mengevaluasi kesesuaian konstruksi kasus dengan bukti yang diperoleh oleh instansi yang berwenang," sambungnya.

Ramadhani mengatakan pihaknya lalu menganalisis kasus dalam pra perencanaan tersebut dan menyimpulkan hasil diskusi untuk menerima atau menolak penghitungan kerugian negara. Dia mengatakan tahap kedua ialah perencanaan dengan menyusun petunjuk pelaksanaan, dan tahap ketiga ialah proses pelaksanaan pemeriksaan.

"Kemudian tahap yang kedua adalah tahap perencanaan. Di mana dalam tahap tersebut kita akan menyusun petunjuk pelaksanaan. Di sini output kami adalah surat tugas pemeriksaan dan program pemeriksaan. Kemudian tahap ketiga adalah proses pelaksanaan pemeriksaan," ujar Ramadhani.

"Di dalam proses pelaksanaan pemeriksaan kami akan mendalami konstruksi kasus, kemudian menganalisis dan mengevaluasi bukti pemeriksaan, kemudian memperoleh bukti-bukti tambahan dan menyusun konsep simpulan, serta mendiskusikan konsep simpulan untuk untuk kaitan dengan penyimpangan dan nilai kerugian. Jadi output di sini adalah konsep simpulan," tambahnya.

Ramadhani mengatakan tahap keempat ialah pelaporan. Dia mengatakan tahap ini berupa penyusunan konsep hasil pemeriksaan hingga finalisasi penghitungan kerugian keuangan negara.

"Dan yang terakhir adalah pelaporan. Nah, di pelaporan di sini kita akan menyusun konsep hasil pemeriksaan, finalisasi, dan output-nya adalah laporan hasil pemeriksaan investigatif dalam rangka penghitungan kerugian negara," ujar Ramadhani.

Dalam kasus ini, eks Menag Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 622.090.207.166,41 (622 miliar) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Jaksa mengatakan perbuatan ini dilakukan Yaqut bersama-sama Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba, mantan staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, dan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham.

Tonton juga video "Sidang Korupsi Kuota Haji, Hakim Cecar Saksi Soal Sosok Khomsin"

(mib/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini