Liputan6.com, Jakarta Cara menangani atap bocor dengan bahan murah sebenarnya sederhana. Temukan dulu titik bocornya, lalu tutup sementara dengan terpal, plastik, atau lakban.
Saat cuaca sudah kering, tambal secara permanen dengan sealant, semen, atau ganti genteng yang pecah. Kuncinya ada pada urutan kerja, jadi cara menangani atap bocor dengan bahan murah tetap bisa efektif walaupun biayanya kecil.
Mengutip dari laman 4Feldco yaitu perusahaan renovasi eksterior rumah asal Amerika Serikat, menyatakan bahwa salah satu solusi cepat yang murah dan mudah adalah menggunakan lembaran plastik. Plastik tidak mahal, tersedia di toko bangunan terdekat dan kemungkinan besar Anda sudah punya di gudang atau garasi.
Advertisement
Lantas seperti apa cara menangani atap bocor di rumah? Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum pada Kamis (5/11/2026).
1. Temukan Titik Bocor dengan Cara Gratis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390632/original/091199400_1793852120-Gemini_Generated_Image_10biyi10biyi10bi.jpg)
Cara menangani atap bocor dengan bahan murah adalah menemukan sumber masalahnya, karena bahan apa pun akan percuma kalau dipasang di tempat yang salah. Kabar baiknya, tahap ini hampir tidak butuh biaya sama sekali.
- Amankan area dalam rumah: Pindahkan furnitur dan barang elektronik dari tetesan air, lalu taruh ember di bawahnya. Matikan listrik di area tersebut jika air menetes dekat lampu atau kabel.
- Telusuri jejak air ke arah atas: Titik tetesan di plafon belum tentu tepat di bawah lubang atap. Tanda bocor di dalam rumah bisa berjarak beberapa kaki ke kiri, kanan, atau lebih rendah dari sumber aslinya. Naiklah ke loteng dengan senter dan ikuti bekas basah atau noda sampai ke titik tertinggi.
- Uji dengan selang air: Sebagaimana dikutip dari Home Depot, kalau bocornya tidak terlihat jelas, minta seorang teman berjaga di loteng sementara Anda naik ke atap membawa selang. Mulailah menyiram dari bagian bawah, tepat di atas lokasi bocor yang terlihat dari dalam rumah, dengan air yang cukup untuk meniru hujan deras.
- Periksa titik-titik rawan: Fokuskan pemeriksaan pada genteng yang retak atau bergeser, sambungan atap, talang, dan flashing, yaitu lembaran tipis penahan rembesan di area pertemuan atap dengan dinding.
Advertisement
2. Tutup Sementara dengan Terpal, Plastik, dan Lakban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390633/original/072275400_1793852122-Gemini_Generated_Image_ngkjmqngkjmqngkj.jpg)
Kalau hujan masih turun dan tukang belum bisa datang, teknik memasang terpal di area bocor di bawah ini cocok dipakai saat hujan masih berlangsung.
- Pilih ukuran yang lebih besar dari area bocor: Tutup bagian yang rusak dengan terpal yang melebar sekitar 4 kaki (kurang lebih 1,2 meter) ke semua arah di sekitar titik bocor.
- Bentangkan dari bubungan ke bawah: Bentangkan terpal di atas bagian yang rusak, mulai dari bubungan (puncak) atap hingga melewati tepi bawah atap. Dengan begitu, air mengalir di atas terpal dan tidak masuk ke bawahnya.
- Beri pemberat: Kunci posisi terpal dengan benda berat seperti karung pasir atau batu bata. Bahan ini biasanya sudah tersedia di rumah atau bisa dipinjam dari tetangga.
- Pakai lakban untuk lubang kecil: Jika lubangnya besar, Anda bisa memaku terpal dengan bilah kayu, sedangkan untuk celah kecil cukup gunakan lakban. Lakban juga membantu menahan plastik agar tetap di tempat sekaligus menutup lubang kecil.
- Cek hasilnya: Setelah 5-10 menit, periksa apakah atap masih bocor. Kalau masih menetes, geser terpal atau tambah pemberat di sisi yang longgar.
Berdasarkan panduan Weathershield Roofers, terpal biasanya bertahan 30 hingga 90 hari dalam kondisi normal. Meski begitu, semua metode ini hanya untuk darurat, jadi segera hubungi tukang atap dalam 48 jam.
3. Tambal Permanen dengan Sealant, Semen, dan Lem PVC
Setelah cuaca cerah, saatnya beralih ke perbaikan yang lebih awet. Dalam praktiknya, bagian ini juga termasuk cara menangani atap bocor dengan bahan murah, karena sealant, semen dan lem PVC bisa dibeli eceran di toko bangunan. Untuk genteng, Anda bisa menambal genteng retak dengan langkah yang mirip.
- Singkirkan kotoran, debu, dan sisa sealant lama dengan sikat kawat. Permukaan harus benar-benar kering agar bahan penambal bisa merekat kuat.
- Untuk bocor akibat retakan kecil, lubang mungil, atau genteng yang sedikit terangkat, terpal besar justru berlebihan. Anda bisa memakai roofing cement sealant, yang juga dikenal sebagai mastik atau ter atap. Ratakan dengan spatula sampai celahnya tertutup rapat.
- Genteng yang bergeser cukup dikembalikan ke posisinya. Kalau sudah pecah, beli genteng eceran di toko material terdekat, lalu pasang yang modelnya sama supaya bisa saling mengunci.
- Untuk talang galvanis, banyak orang memakai trik murah dengan melarutkan styrofoam bekas dalam minyak tanah, lalu mengoleskannya dengan kuas pada bagian yang bocor. Untuk talang PVC yang lepas, sambungkan kembali lalu rekatkan dengan lem PVC.
- Kebocoran pada atap beton bisa diatasi dengan bahan waterproofing yang dikombinasikan dengan kawat kasa sebagai penguat lapisan.
Merujuk Golden Group Roofing, untuk bocor yang titiknya sudah ketemu, Anda bisa menambalnya dengan roofing tape atau roofing cement. Menempelkan tape dari dalam loteng adalah pilihan paling aman karena tidak perlu naik ke atap.
Advertisement
Tips Aman dan Kebiasaan agar Atap Tidak Bocor Lagi
Manfaat utama perawatan rutin bagi pemilik rumah adalah biaya yang jauh lebih kecil dibanding perbaikan besar. Bahan murah cuma efektif kalau dipakai dengan aman dan dibarengi kebiasaan pencegahan yang konsisten.
- Sebagaimana diungkapkan My Bella Roof, hentikan pekerjaan jika atap curam, basah, atau lebih dari satu lantai. Hentikan juga jika Anda menemukan papan dasar atap yang basah dan terasa lunak saat diinjak, karena itu tanda lapuk dan berbahaya untuk dipijak.
- Daun kering, ranting, dan debu yang menumpuk membuat air meluap ke sela-sela atap. Lakukan pembersihan terutama menjelang musim hujan.
- Cek apakah komponen atap terlihat longgar atau dempulnya retak. Flashing logam yang longgar dan paku yang terbuka bisa menyebabkan bocor.
- Kemiringan atap rumah di Indonesia umumnya 25-40 derajat. Atap yang terlalu landai sulit menahan hujan deras yang disertai angin, sedangkan yang terlalu curam membuat genteng mudah merosot.
- Kayu yang lapuk atau baja ringan yang berkarat perlu segera diganti. Rangka yang rusak bisa membuat genteng bergeser dan membahayakan penghuni rumah.
- Selain membasahi lantai dan plafon, bocor bisa memicu pertumbuhan jamur dan merusak struktur rumah. Semakin cepat bocor ditemukan dan diperbaiki, semakin baik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Atap Bocor
Berapa lama tambalan darurat seperti terpal bisa bertahan?
Terpal umumnya bertahan beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung cuaca dan cara pemasangannya. Meski begitu, anggap terpal hanya sebagai solusi sementara dan segera lakukan perbaikan permanen begitu cuaca kering.
Apakah lakban biasa cukup untuk menambal atap bocor?
Lakban cukup untuk menutup lubang kecil atau menahan plastik dalam kondisi darurat. Untuk hasil yang lebih awet, gunakan sealant, semen, atau waterproofing setelah permukaan dibersihkan dan dikeringkan.
Kapan sebaiknya memanggil tukang daripada memperbaiki sendiri?
Panggil tukang jika atap terlalu curam atau tinggi, rangka terlihat lapuk, kebocoran berasal dari sambungan dinding atau flashing, atau atap tetap bocor setelah ditambal. Dalam kondisi seperti ini, perbaikan profesional lebih aman dan biasanya lebih hemat dalam jangka panjang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360361/original/012138900_1790634421-IMG-20260928-WA0086_1.jpg__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382447/original/017524100_1792996400-Anies_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528651/original/092166500_1773290601-unnamed__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292496/original/090511000_1783600392-NTB_Karbon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384797/original/046025500_1793181702-01M60WRACDVYCVM1WEZDVYJX8W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710013/original/000820500_1704772410-Ilustrasi_kebersamaan_keluarga__keluarga_bermain_bersama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384801/original/027869500_1793181707-01M60WX1X931SNB4E92QJNAZ5G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3911571/original/045007200_1642842141-tierra-mallorca-rgJ1J8SDEAY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371764/original/062687700_1759720015-lubang_ular1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390221/original/037745600_1793787800-02e782cc-40e5-48b9-96d1-8a37d95b1260.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389985/original/001908200_1793779686-e6f33af4-ccf9-4786-9b1c-00c8c21a0a97.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389871/original/084891300_1793776717-Gemini_Generated_Image_r33bulr33bulr33b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389689/original/007406100_1793767621-cfe81dae-ac55-4e4c-94bb-0577c1691f40.jpg)