Liputan6.com, Jakarta -Resep dendeng balado Padang dengan sambal merah melimpah cocok bagi pencinta masakan bercita rasa pedas, gurih, dan kaya rempah. Daging sapi yang diiris tipis digoreng hingga kecokelatan, kemudian disajikan bersama sambal merah yang melimpah dan menggugah selera.
Dendeng balado merupakan salah satu hidangan utama khas Minangkabau. Dendeng menjadi bagian dari kekayaan kuliner Minangkabau yang diwariskan melalui pengetahuan dan teknik pengolahan tradisional.
Oregon Public Broadcasting juga memakai resep dendeng balado keluarga asal Indonesia sebagai hidangan tradisional Sumatera Barat. Sajian tersebut memadukan daging sapi goreng dengan sambal berbahan cabai merah, bawang merah, dan asam.
Advertisement
Untuk menghadirkan hidangan khas Minangkabau yang pedas dan menggugah selera, berikut resep dendeng balado Padang dengan sambal merah melimpah yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Minggu (8/11/2026).
Bahan dan Bumbu Resep Dendeng Balado Padang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392764/original/001699800_1794122498-1.jpg)
Resep ini menggunakan sekitar 500 gram daging sapi dengan porsi sambal lebih banyak agar setiap potongan dendeng mendapatkan balutan cabai merah. Perpaduan cabai merah keriting, cabai merah besar, bawang merah, dan tomat menghasilkan sambal berwarna merah pekat dengan rasa pedas, gurih, serta sedikit asam.
Informasi resep:
- Porsi: 5–6 orang.
- Waktu persiapan: sekitar 20 menit.
- Waktu memasak: sekitar 90 menit, bergantung pada jenis daging.
- Tingkat kesulitan: sedang.
1. Bahan utama dendeng
- 500 gram daging sapi bagian gandik atau paha belakang.
- 750 ml air untuk merebus.
- 4 siung bawang putih.
- 1 sendok teh ketumbar.
- 2 cm jahe, memarkan.
- 2 lembar daun salam.
- 1 batang serai, memarkan.
- 1 sendok teh garam.
- 1/2 sendok teh merica bubuk.
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng.
2. Bahan sambal balado merah melimpah
- 200 gram cabai merah keriting.
- 100 gram cabai merah besar.
- 15 butir bawang merah.
- 4 siung bawang putih.
- 2 buah tomat merah ukuran sedang.
- 1 sendok makan air jeruk nipis.
- 1 sendok teh garam atau sesuai selera.
- 1/2 sendok teh gula pasir.
- 100–120 ml minyak goreng untuk menumis.
- 2–3 sendok makan air kaldu rebusan daging jika diperlukan.
Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan. Penggunaan cabai merah besar membantu menghasilkan warna sambal yang lebih menarik, sedangkan cabai keriting memberikan rasa pedas yang lebih kuat.
Advertisement
Cara Membuat Dendeng Balado Padang dengan Sambal Merah Melimpah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392765/original/011164900_1794122498-2.jpg)
1. Bersihkan dan siapkan daging sapi
Cuci daging sapi dengan air mengalir, kemudian tiriskan. Pastikan daging yang digunakan masih segar dan tidak berbau menyengat.
Gunakan bagian gandik atau paha belakang karena teksturnya relatif padat dan memiliki kandungan lemak yang tidak terlalu banyak. Jenis daging tersebut cocok diolah menjadi dendeng karena dapat diiris tipis setelah dimasak.
2. Rebus daging bersama bumbu hingga empuk
Masukkan daging ke dalam panci bersama air, bawang putih, ketumbar, jahe, daun salam, serai, garam, dan merica. Rebus menggunakan api sedang hingga daging matang dan cukup empuk untuk diiris.
Proses perebusan biasanya membutuhkan waktu sekitar 45–70 menit, bergantung pada ketebalan serta jenis daging. Pastikan daging tidak terlalu hancur agar bentuk irisannya tetap bagus ketika digoreng.
Sisihkan sedikit air rebusan untuk tambahan sambal apabila diperlukan.
3. Iris dan pipihkan daging
Angkat daging yang sudah empuk, lalu diamkan hingga cukup dingin untuk diolah. Iris daging melintang serat dengan ketebalan sekitar 3–5 milimeter.
Pukul perlahan setiap irisan menggunakan pemukul daging atau bagian belakang ulekan. Langkah ini membantu membuat tekstur daging lebih pipih sehingga bumbu lebih mudah menempel dan bagian pinggirnya dapat menjadi renyah ketika digoreng.
4. Goreng dendeng hingga kecokelatan
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan wajan. Masukkan irisan daging secara bertahap agar suhu minyak tidak turun terlalu drastis.
Goreng dengan api sedang hingga permukaannya berubah kecokelatan dan bagian pinggir terlihat sedikit kering. Hindari menggoreng terlalu lama karena daging dapat menjadi keras.
Angkat dendeng, kemudian tiriskan minyaknya. Sisihkan dalam wadah bersih.
5. Haluskan bahan sambal merah
Bersihkan cabai merah keriting, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Potong bahan menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dihaluskan.
Ulek seluruh bahan menggunakan cobek hingga teksturnya agak kasar. Hindari menghaluskan sampai benar-benar lembut karena sambal balado akan lebih menarik apabila masih memiliki tekstur potongan cabai dan bawang.
Penggunaan cobek juga memudahkan pengaturan tekstur sambal tanpa menambahkan terlalu banyak air.
6. Tumis sambal hingga matang dan harum
Panaskan sekitar 100–120 ml minyak goreng dalam wajan. Masukkan sambal yang sudah diulek, kemudian tumis menggunakan api sedang sambil diaduk secara berkala.
Tambahkan garam, gula pasir, dan air jeruk nipis. Masak hingga warna sambal berubah menjadi merah lebih pekat, aromanya harum, serta kadar airnya berkurang.
Pastikan sambal benar-benar matang agar tidak meninggalkan aroma cabai mentah. Jika teksturnya terlalu kental, tambahkan sedikit air kaldu rebusan daging.
7. Campurkan dendeng dengan sambal balado
Masukkan dendeng yang sudah digoreng ke dalam wajan berisi sambal. Aduk perlahan sampai seluruh permukaan daging terlapisi sambal merah.
Untuk mempertahankan tekstur dendeng yang lebih renyah, sambal juga dapat dituangkan langsung di atas daging tanpa mengaduknya terlalu lama. Cara ini membuat dendeng tetap memiliki bagian pinggir yang garing.
8. Sajikan dengan sambal merah melimpah
Pindahkan dendeng balado ke piring saji. Tambahkan sisa sambal merah di atas dan sekeliling potongan daging agar tampilannya lebih menggugah selera.
Sajikan selagi hangat bersama nasi putih, lalapan mentimun, dan daun singkong rebus. Perpaduan rasa pedas, gurih, dan sedikit asam membuat hidangan ini cocok menjadi lauk makan siang maupun makan malam.
Tips Membuat Dendeng Balado Empuk dengan Sambal yang Tidak Langu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392766/original/021238300_1794122498-3.jpg)
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil masakan memiliki rasa yang seimbang dan tekstur yang sesuai.
- Pilih daging yang tepat. Gunakan daging gandik atau paha belakang yang tidak terlalu berlemak agar mudah diiris dan tidak terlalu berminyak.
- Iris melintang serat. Cara ini membantu memendekkan serat daging sehingga hasilnya lebih mudah dikunyah.
- Jangan melewatkan proses memipihkan daging. Pukulan ringan membantu membuat irisan lebih tipis dan merata.
- Gunakan api sedang saat menumis sambal. Panas yang terlalu tinggi dapat membuat cabai dan bawang cepat gosong sebelum matang sempurna.
- Jangan terlalu lama menggoreng dendeng. Daging yang sudah direbus cukup empuk sehingga hanya perlu digoreng sampai kecokelatan.
- Pisahkan sambal dan dendeng jika ingin tetap renyah. Siram sambal menjelang penyajian agar daging tidak terlalu cepat menyerap kelembapan.
Selain memperhatikan rasa, kebersihan pengolahan juga penting. FDA melalui panduan Safe Food Handling mengingatkan agar daging mentah dipisahkan dari bahan makanan lain, peralatan dicuci setelah digunakan, dan bahan pangan yang mudah rusak segera disimpan di lemari pendingin.
Advertisement
Cara Menyimpan Dendeng Balado agar Tetap Enak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392767/original/028580800_1794122498-4.jpg)
Dendeng balado sebaiknya disimpan dalam wadah bersih, tertutup rapat, dan tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Apabila belum akan dikonsumsi, masukkan ke dalam lemari pendingin setelah uap panasnya berkurang.
Untuk mempertahankan tekstur dendeng, simpan sambal secara terpisah dari daging. Saat akan disajikan kembali, panaskan dendeng dan sambal hingga benar-benar panas, kemudian gabungkan sesuai kebutuhan.
Hindari menyimpan masakan matang di suhu ruang lebih dari dua jam. FDA juga menyarankan penyimpanan makanan mudah rusak dalam lemari pendingin sesegera mungkin setelah dimasak.
Dendeng balado dengan sambal merah melimpah dapat menjadi pilihan lauk rumahan yang istimewa tanpa harus membeli di rumah makan Padang. Kunci kelezatannya terletak pada daging yang empuk, irisan yang tepat, serta sambal cabai merah yang ditumis sampai matang dan harum.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Dendeng Balado Padang
1. Bagian daging sapi apa yang paling cocok untuk dendeng balado?
Bagian gandik atau paha belakang cocok digunakan karena teksturnya padat, tidak terlalu berlemak, dan mudah diiris tipis.
2. Mengapa daging dendeng harus dipukul hingga pipih?
Daging dipukul agar lebih tipis dan melebar. Teknik ini membantu menghasilkan tekstur dendeng yang lebih merata ketika digoreng.
3. Bagaimana cara membuat sambal balado berwarna merah pekat?
Gunakan campuran cabai merah keriting dan cabai merah besar. Tumis sambal menggunakan api sedang hingga matang, harum, dan minyak mulai terlihat terpisah.
4. Bagaimana cara mengurangi rasa pedas sambal dendeng balado?
Kurangi jumlah cabai merah keriting atau campurkan lebih banyak cabai merah besar. Biji cabai juga dapat dikurangi sesuai selera.
5. Mengapa dendeng balado terkadang terasa keras?
Daging bisa menjadi keras karena terlalu lama digoreng atau diiris searah serat. Pastikan daging cukup empuk sebelum digoreng dan iris melintang serat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360361/original/012138900_1790634421-IMG-20260928-WA0086_1.jpg__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382447/original/017524100_1792996400-Anies_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392763/original/090716500_1794122497-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292496/original/090511000_1783600392-NTB_Karbon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392859/original/070144700_1794132669-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_21.39.28.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392736/original/021069700_1794120156-a944129c-f956-453b-92cc-f652def863ed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391561/original/060795700_1793940121-alexander-mass-IEXj11RaWsk-unsplash.jpg)